


BORDEAUX, KOMPAS.com - Penyerang Bordeuax, Marouane Chamakh, tinggal selangkah lagi bergabung dengan Arsenal pada Januari mendatang. Namun, sang presiden Jean-Louis Triaud bersikeras untuk mempertahankannya, sehingga dia tidak mengizinkan Chamakh pergi.
Akhir pekan lalu, media Inggris Daily Mail memberitakan bahwa Arsenal akan menuntaskan negoisasi pembelian Chamakh pada jendela transfer kedua, Januari mendatang. Rencananya, "The Gunners" akan menggelontorkan dana 1,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 23 miliar.
Kontrak Chamakh akan berakhir pada Juni 2010 dan dia tak ingin memperpanjang kontraknya. Karena itu, Chamakh memiliki hak untuk membuka negoisasi dengan klub mana pun pada Januari mendatang.
Nah, ini memberikan peluang bagi Arsenal untuk menggaetnya. Akan tetapi, tim London tersebut masih mendapat hambatan, yaitu presiden klub Bordeaux, yang tak rela pemainnya itu hengkang, sehingga dia tidak akan membuka pembicaraan dengan klub manapun.
"Kami tidak akan membiarkannya pergi pada Januari! Dia adalah pemain yang penting bagi kami dan dia membuat kami berarti," pungkas Triaud. (SKY)


