


BORDEAUX, KOMPAS.com - Pertandingan antara Juventus dan Bordeaux pada ajang Liga Champions meninggalkan kesan di hati Marouane Chamakh. Striker Maroko itu ingin memindahkan barang-barangnya ke Turin.
Awal musim ini Chamakh hampir saja pindah ke Arsenal. Pelatih "The Gunners", Arsene Wenger, mengakui bahwa transfer itu hampir terjadi karena Chamakh sudah bersedia boyongan ke London. Transfer itu gagal karena Bordeaux menghalangi.
Kegagalan itu tampaknya menjadi pelajaran bagi Chamakh. Usai bertandang ke Olimpico Turin, Selasa (15/9) lalu, ia mulai tertarik dengan dengan permainan "I Bianconeri". Minatnya makin menggebu-gebu setelah David Trezeguet menyatakan ingin mengakhiri kariernya di Juve musim depan.
"Skuad Juventus sangat bagus dan aku yakin sangat menarik bermain sepak bola di Turin. Aku tahu mereka akan mencari pengganti Trezeguet dan aku bahagia jika mereka memperhitungkanku," harap pemain berusia 25 tahun ini.
Chamakh memang subur dalam urusan produktivitas gol. Musim lalu ia mengemas 13 gol dari 25 laga. Musim ini ia sudah menciptakan 3 gol dari 5 kali tampil. Bukan tidak mungkin Juve ingin menggaetnya, asal Wenger tidak melangkah lebih dulu pada bursa transfer musim dingin nanti. (FBI)


