


BARCELONA, KOMPAS.com - Striker Barcelona, Zlatan Ibrahimovic, tak akan takut diteror Interisti (julukan pendukung Inter Milan). Ibra menyatakan lebih memilih berkonsentrasi dengan timnya daripada memikirkan reaksi Interisti.
Ibra yang sebelumnya pemain Inter Milan, akan bertandang ke markas bekas klub itu di penyisihan grup Liga Champions, Rabu (16/9).
Pemain asal Swedia ini sempat membuat Interisti tersinggung. Dia mengatakan, tiga scudetti terakhir yang diraih Inter berkat dirinya. Sebabnya, sebelum Ibra datang, Inter tak pernah meraih gelar juara Serie-A selama 17 tahun. Kontan saja, pernyataan itu membuat Interisti naik pitam. Mereka pun mengatakan Ibra adalah tentara bayaran dan tak pantas dapat pujian.
"Aku tidak tidak peduli bagaimana reaksi Interisti, tidak penting," kata Ibra kepada wartawan setelah latihan.
"Ini akan menjadi pertandingan yang menyenangkan, karena suasananya akan terasa lega. Saya punya kenangan yang sangat baik di Milan tetapi saya bahagia kembali ke San Siro dengan kostum yang berbeda. Saya punya hubungan baik dengan teman satu tim dan aku akan menyambut mereka dengan senang hati. Setelah semuanya, Anda akan sulit melupakan tiga scudetti dalam tiga tahun," lanjut pemain asal Swedia ini. (GL)

