


MILAN, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, menilai, Barcelona semakin solid karena tidak banyak melakukan perubahan skuad. Namun, ia yakin, "La Beneamata" bakal mengandaskan "El Barca" saat keduanya bertemu di fase grup Liga Champions, Rabu (16/9).
Menurut Mourinho, sejak era Frank Rijkaard hingga saat ini, kekuatan Barcelona relatif stabil. Aktivitas transfer tidak dilakukan secara besar-besaran. Pembelian dilakukan secara cermat untuk menambal lubang-lubang kelemahan. Pemain yang dibeli pun, dipilih yang sesuai dengan karakter tim.
Barcelona juga nyaris tak pernah punya kendala rotasi karena tidak pernah memiliki banyak pemain untuk posisi yang sama. Mereka membangun tim yang relatif kecil, tetapi efektif. Kekurangan atau kelebihan yang ada, sebisa mungkin diatasi dengan mengambil pemain dari tim junior.
Memainkan tim yang sama dalam frekuensi tinggi, membuat Barcelona semakin memahami karakter permainan dan rekan-rekan tim. Koordinasi di lapangan pun bisa berjalan nyaris tanpa hambatan karena semua pemain bersikap saling memahami dan toleran.
"Mereka secara praktis selalu memiliki pemain yang sama. Mereka mengganti satu pemain dengan lainnya. Namun, strukturnya masih sama seperti ketika mereka menjuarai Liga Champions bersama (Frank) Rijkaard," ujar Mourinho.
Dibanding Inter, keadaannya jauh berbeda. Saat ini saja, Inter memiliki lima pemain baru, yaitu Samuel Eto'o, Thiago Motta, Wesley Sneijder, Diego Milito, dan Lucio. Meski mengalami perubahan besar, Mourinho yakin, mereka bisa beradaptasi dengan karakter permainan Inter.
"Kami memiliki lima pemain baru dan sedang membangun sebuah tim. Namun, saya pikir, kami bisa memenangi pertandingan ini," ujarnya. (SKY)

