Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Capello Tak Sungkan Khianati Italia
Minggu, 13 September 2009 | 22:40 WIB
|
Share:

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Inggris, Fabio Capello, tidak sungkan mengkhianati negaranya sendiri, Italia, jika kedua tim nasional negara tersebut bertemu di final Piala Dunia 2010.

Harapan warga Inggris terhadap Capello kini semakin besar setelah Inggris memastikan diri lolos ke putaran final PD 2010 di Afrika Selatan. Mantan pelatih Real Madrid itu disanjung-sanjung karena dianggap telah menyuntikkan semangat baru kepada John Terry dkk. Hasilnya tampak dengan kemenangan penuh "The Three Lions" dalam delapan laga kualifikasi PD 2010.

Kini masyarakat negeri kerajaan itu mulai mengimpikan trofi Piala Dunia yang sudah 43 tahun lepas dari genggaman. "St George Cross" menjadi salah satu favorit juara baru selain juara bertahan Italia, yang masih perlu satu kemenangan lagi untuk lolos ke Afsel.

Soal kemungkinan Inggris bertemu Italia di partai puncak, Capello memberikan komentar singkat. "Saya harap itu terjadi. Akankah tidak merasa aneh? Kini saya bersama Inggris. Saya kerja di sini sekarang," tegas pelatih yang pernah membawa AC Milan meraih empat gelar juara musim 1993/94 itu.

Capello menambahkan, ia sendiri tak punya hasrat untuk melatih "Gli Azzzurri". Ia sengaja memilih Inggris karena ia merasa tertantang untuk mengembalikan gelar yang pernah diraih Inggris pada 1966.

"Saya selalu bilang, saya tidak mau menjadi pelatih Italia. Inilah tantangan terbesar dalam karier saya," ujar pelatih yang juga pernah menangani Juventus dan AS Roma itu.

Capello menggantikan Steve McClaren setelah Inggris gagal menembus putaran final Piala Eropa 2008. Setelah Piala Dunia nanti, Capello berencana melepas tugasnya sebagai pelatih. (TLG)