Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Tolak Robinho, Pep Andalkan Pemain Muda
Senin, 31 Agustus 2009 | 08:50 WIB
|
Share:

BARCELONA, KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola mengaku ogah membeli penyerang Manchester City, Robinho. Ia mengaku lebih suka memakai pemain muda didikan sendiri untuk meningkatkan keseimbangan tim.

Sebagai jawara Liga Champions dan Divisi Primera, Barcelona punya beban mempertahankan gelar. Perubahan peta kekuatan klub Spanyol dan Eropa membuat tekanan itu semakin berat.

Nama Real Madrid harus disebut sebagai ancaman utama bagi Barcelona. Sejarah masih mencatat nama "Los Blancos" sebagai salah satu tim terbaik di Divisi Primera dan Liga Champions. Pembelian pemain-pemain top membuat mereka diprediksi bisa kembali ke puncak kejayaan.

Banyak orang mengatakan, Barcelona juga harus melakukan pembelian supaya bisa bertahan dari sergapan Madrid. Nama Robinho kemudian disebut-sebut sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan Barcelona.

Pep menanggapi opini itu dengan kalem. Ia mengakui Robinho punya talenta hebat. Namun, Pep tahu, City akan ngotot mempertahankan pemainnya. Belum lagi soal harga yang pastinya akan sangat mahal. Lagi pula, Barcelona juga memiliki pemain muda yang mulai matang. Menurutnya, membuang banyak uang untuk Robinho dan menyia-nyiakan bakat-bakat muda juga tidak bijaksana.

"Ia (Robinho) adalah bintang yang dibeli City musim lalu. Akan tidak masuk akal untuknya meninggalkan mereka (City) sekarang," ujar Pep.

"Harganya sangat mahal dan saya akan lebih memilih mengambil kesempatan dengan pemain tak berpengalaman karena yakin kami bisa menumbuhkan pemain muda untuk menambah keseimbangan tim," lanjutnya.

Selama masa pramusim, Pep memberikan kesempatan pemain muda untuk bermain bersama tim utama. Selain dalam duel persahabatan, ia juga menurunkan, misalnya, Bojan Krkic dan Pedro Rodriguez dalam partai-partai penting. Hasilnya cukup memuaskan. Bojan mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao di Piala Super Spanyol dan Pedro mencetak gol penentu kemenangan atas Shakhtar Donetsk di Piala Super Eropa.

Uniknya, kedua pemain itu sama-sama ditampilkan sebagai pemain pengganti Zlatan Ibrahimovic, yang gagal mencetak gol di kedua ajang itu.

"Ibra adalah pemain besar. Ia cuma butuh waktu ," sanggah Pep. (SPRT)