


MONACO, KOMPAS.com - Pelatih Shakhtar Donetsk, Mircea Lucescu, kecewa terhadap wasit yang dianggapnya terlalu membela Barcelona pada pertandingan Piala Super Eropa. Pelatih Barca Josep Guardiola justru mengeluhkan kondisi lapangan di Stadion Louis II.
Dalam duel antara juara Liga Champions dan kampiun Piala UEFA itu, Barcelona kesulitan menembus gawang Shakhtar yang dikawal oleh Andriy Pyatov. Berkali-kali Lionel Messi mencoba memperdaya kiper Ukraina itu, tapi berulang kali pula Pyatov berhasil menahan tembakannya. "Los Cules" akhirnya berhasil mencetak gol lewat striker Pedro Rodriguez, lima menit sebelum babak perpanjangan waktu usai.
Atas hasil itu, Lucescu menyebut wasit Frank De Bleeckere terlalu membela "Blaugrana". Lucescu memberi contoh pelanggaran terhadap salah satu pemainnya di kotak penalti pada babak kedua.
"Selalu sulit melawan Barcelona karena wasit selalu di pihak mereka," kata Lucescu yang sempat dicalonkan sebagai pelatih Rumania itu. "Ada satu hadiah penalti untuk kami yang tidak diberikan dan dua kali peluit dibunyikan ketika kami sedang di atas."
Meski demikian, Lucescu mengakui bahwa Barca memang layak menang karena mereka bermain lebih baik sepanjang laga. Penguasaan bola lebih dari 70 persen bagi Carles Puyol dkk menunjukkan bahwa peraih tiga gelar juara Piala Super Eropa itu memang layak menang.
"Saya ucapkan selamat kepada Barcelona karena mereka tim hebat dan layak untuk menang," lanjut Lucescu.
Guardiola tak mengomentari soal keputusan wasit tersebut. Ia justru memprihatinkan kondisi lapangan yang buruk akibat hujan yang mengguyur sejak awal laga.
"Itu tak dapat diterima dan tak bisa dimaafkan. Kita bicara soal kondisi kesehatan pemain, melindungi mereka dan tontonan, tapi pada lapangan seperti itu?" komentarnya.


