


BARCELONA, KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Josep Guardiola, dihinggapi keraguan apakah timnya bisa mengulang sukses meraih tiga gelar (Treble) seperti musim lalu.
"Hal itu (treble, Red) sangat sulit. Anda harus ingat, sebelumnya tak satu pun klub (Spanyol, Red) yang bisa mengulang treble. Meski begitu, ini kesempatan besar buat Barcelona untuk mengulang treble dan kesempatan itu belum tentu datang lagi," jelas Guardiola.
Guardiola yang menggantikan Frank Rijkaard pada 2008, sukses meramu kekuatan "El Barca". Debut pertama pelatih berusia 38 tahun itu langsung memuaskan publik Nou Camp. Ia membawa Puyol cs meraih trofi Divisi Primera La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey.
Walau ragu, ia tetap berharap bisa membawa "El Barca" menyabet gelar. Saat ini, "The Catalan" difavoritkan juara Piala Super Spanyol. Di leg pertama, Barca behasil menaklukan Atheletic Bilbao 2-1.
"Saya ingin trofi Piala Super," tekadnya. "Kami akan bermain di pertandingan terakhir (leg dua, Red). Saya tak mau menyimpan kekuatan sedikit pun. Saya meminta kepada pemain untuk tampil maksimal," tambahnya.
Berhadapan dengan Bilbao, Guardiola menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain hati-hati. Bagi dia, Bilbao mempunyai serangan balik yang cepat.
"Kami akan bermain dengan hati-hati. Athletic pasti akan terus menekan. Itu sebabnya, kami akan menyerang dengan hati-hati," beber Guardiola. (SPT)


