Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kluivert Wanti-wanti Huntelaar
Sabtu, 22 Agustus 2009 | 03:50 WIB
|
Share:

MILAN, KOMPAS.com - Mantan pemain AC Milan asal Belanda, Patrick Kluivert, menasihati juniornya, Klaas-Jan Huntelaar. Kluivert mengingatkan Huntelaar yang baru saja pindah ke Milan, bahwa bermain di Serie-A bukan perkara mudah. Menurut Kluivert, lebih sulit mencetak gol di Italia daripada di Liga Spanyol.  

Kluivert punya pengalaman. Dia pernah membela "I Rossoneri" pada 1997-1998. Saat itu, ia hanya menciptakan enam gol dari 27 kali penampilannya. Padahal, ketika membela Ajax musim sebelumnya, Kluivert tampil luar biasa. Di klub Belanda itu, ia berhasil mengemas 39 gol dari 70 kali penampilan pada 1994-1997.

Berkaca dari pengalamannya itu, Kluivert memberikan sebuah pesan postitif bagi Huntelaar yang juga dari Belanda. "Di Italia sungguh sulit untuk bisa mencetak gol bagi seorang striker. Di Spanyol, menurut saya lebih mudah," demikian ujar Kluivert yang juga pernah membela Barcelona, kepada La Gazzetta dello Sport.

Kluivert bukan sedang menakut-nakuti juniornya. Dia berharap agar mantan pemain Real Madrid itu dapat menunjukkan kemampuannya bagi Milan.

"Aku berharap Huntelaar melakukan semuanya dengan baik. Aku paham bahwa dia tahu bagaimana caranya mencetak banyak gol. Aku mendukungnya dan juga para pemain Belanda lainnya," tukas Kluivert yang kini menjadi anggota tim pelatih klub AZ Alkmaar .

Nasihat Kluivert menanggapi pernyataan Huntelaar setibanya di Milan. Saat itu, dia langsung memuji klub barunya itu. Ia menyebutkan, Milan adalah tempat yang indah bagi pemain-pemain Belanda.

Pernyataan yang dilontarkan Huntelaar itu berkaca pada keberhasilan trio Belanda. Pada periode akhir 1980-an hingga awal 1990-an, Frank Rijkaard, Marco van Basten, dan Ruud Gullit berhasi mengantarkan Milan menuju kesuksesan di liga lokal maupun internasional. Namun, Kluivert mengingatakan tidak seluruh pemain Belanda bersinar. Kluivert adalaah pemain Belanda yang meredup di San Siro. (GZT)