


TALINN, KOMPAS.com - Luis Fabiano menyelamatkan reputasi Brasil di hadapan Estonia pada pertandingan persahabatan, Rabu (12/8). Gol tunggalnya di menit ke-45 membawa "Tim Samba" menang 1-0 atas tuan rumah.
Meski hanya bertajuk uji coba, torehan satu gol selama 90 menit jelas bukan hasil yang memuaskan bagi pelatih Brasil, Carlos Dunga. Selain karena kelas Estonio berada jauh di bawah, Dunga juga menurunkan pemain terbaiknya pada pertandingan itu.
Namun, apa mau dikata. Brasil selalu kesulitan membongkar barikade pertahanan tuan rumah. Umpan-umpan mereka selalu bisa patah di kaki barisan bek Estonia yang tampil konsisten dan disiplin sepanjang pertandingan.
Satu-satunya kesalahan Estonia adalah ketika mereka gagal membaca pergerakan Fabiano di sekitar kotak penalti. Alih-alih menjaga pergerakan lawan, mereka malah membuka ruang tembak bagi Fabiano. Tanpa kesulitan, Fabiano menaklukkan kiper Sergei Pareiko.
Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi Brasil sebelum mereka menghadapi Argentina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia, 5 September mendatang. Dunga dituntut mencari formula tepat yang bisa menjamin lancarnya alur bola dari lini tengah ke depan. (TUR)
Susunan pemain:
Estonia: Sergei Pareiko, Enar Jaager, Alo Barengrub, Raio Piiroja, Ragnar Klavan, Sander Puri (Ats Purje, 89), Aleksandr
Dmitrijev (Martin Vunk, 61), Konstantin Vassiljev, Joel Lindpere (Dmitri Kruglov, 61), Tarmo Kink (Kristen Viikmae, 72), Sergei Zenjov (Vladimir Voskoboinikov, 61).
Brasil: Julio Cesar, Maicon (Daniel Alves, 60), Lucio (Miranda, 68), Luisao, Felipe Melo, Andre Santos, Kleberson (Elano, 38), Gilberto Silva, Luis Fabiano (Nilmar, 66), Kaka (Julio Baptista, 60), Robinho (Diego Tardelli, 60).

