


LONDON, KOMPAS.com - Bek Chelsea, Ashley Cole, mengaku khawatir terhadap nasib pelatih Carlo Ancelotti. Pasalnya, pemilik klub Roman Abramovic dikenal tidak sabar dan mudah memecat pelatih bila target tak tercapai.
Abramovic membeli Chelsea pada 2003 silam. Sejak itu, tercatat ada lima pelatih pernah menduduki kursi kepelatihan Chelsea, yaitu Claudio Ranieri, Jose Mourinho, Avram Grant, Luiz Felipe Scolari, dan terakhir adalah Ancelotti. Guus Hiddink pernah menangani "The Blues" sebelum Ancelotti, tapi hanya sebagai pelatih sementara.
Di antara semua pelatih sebelum Ancelotti, hanya Mourinho yang dapat memberikan gelar juara Liga Inggris untuk "The Blues". Grant sempat mengantarkan Chelsea ke final Liga Champions, tapi tak luput dari pemecatan karena hanya mampu finis sebagai runner-up, baik di Liga Inggris maupun di Liga Champions.
Cole menilai, pemecatan seperti itu sebetulnya tidak adil. Menurutnya, hasil pertandingan sangat ditentukan oleh para pemain yang turun di lapangan. Ia berharap, nasib Ancelotti akan berbeda dari pelatih sebelumnya.
"Ketika mereka dipecat, pendukung dan orang lain selalu menyalahkan para manajer. Namun, kamilah yang masuk lapangan dan kamilah yang bermain," akunya seperti dikutip Daily Star.
"Mudah-mudahan, dengan manajer ini dan pemain yang telah datang, kami sekarang memiliki basis skuad untuk meaju dan mengusahakan gelar yang sangat kami inginkan. Kami ingin menjuarai Premier League dan Liga Champions," tegasnya.
Sebelumnya, Ancelotti menegaskan bahwa sukses sebuah tim tak dapat diraih secara instan. Sebuah klub harus bersabar untuk menjadi sebuah tim kuat dan menjadi juara di semua kompetisi. (DS)


