


SEVILLA, KOMPAS.com - Sevilla kehilangan kepercayaan terhadap penyerang Luis Fabiano. "Los Rojiblancos" kesal karena pemain Brasil itu terus bermain mata dengan AC Milan dan mereka pun ingin segera menjualnya.
Sejak gelaran Piala Konfederasi 2009, Fabiano terus-menerus menyatakan ingin bergabung dengan Milan. Sevilla tidak menghalangi kepergiannya ke San Siro dan melayani negosiasi dengan klub asal Italia itu.
Namun, perundingan itu macet di tengah jalan karena kedua tim tak sepakat soal harga transfer Fabiano. Milan ogah menaikkan tawaran sebesar 14 juta euro atau Rp 197 miliar seperti yang pernah mereka sampaikan kepada Sevilla. Di sisi lain, Sevilla juga ngotot mempertahankan harga 20 juta euro atau Rp 281 miliar untuk Fabiano.
Setelah itu tak ada kejelasan. Milan membiarkan Fabiano dan Sevilla menunggu. Meski kesal dengan sikap Milan itu, Fabiano belum menyerah. Ia masih ingin ke San Siro.
Keadaan itu membuat Sevilla meragukan komitmen Fabiano. Ketimbang mempertahankannya, mereka pun terang-terangan memasukannya dalam daftar jual.
"Saya bicara kepada Sevilla dan klub memiliki intensi baik menjual Luis Fabiano selama bursa transfer ini," kata agen Fabiano, Jose Fuentes, kepada Sky Sport Italia.
Sementara itu, pelatih Milan Leonardo terus mendesak manajemen klub untuk mendatangkan penyerang baru. Ia sebetulnya sangat menginginkan Fabiano. Namun, ia juga tidak keberatan dengan pembelian Klaas-Jan Huntelaar, David Trezeguet, atau Claudio Pizarro. (SSI)


