Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Status Eto'o Makin Tak Jelas
Kamis, 09 Juli 2009 | 22:43 WIB
|
Share:

BARCELONA, KOMPAS.com - Status Samuel Eto'o di Barcelona kian tak menentu setelah ia tak menjawab panggilan telepon Presiden Barca, Joan Laporta. Laporta berusaha menghubunginya untuk membicarakan kontrak baru, tapi selalu gagal.

Hingga saat ini "El Barca" dan Eto'o belum mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak. Di saat keduanya terus berusaha melanjutkan kerja sama, Manchester City datang mendekat dan mengajukan penawaran untuk membeli striker Kamerun itu. Namun, City diminta menunggu jawaban sampai Barcelona dan Eto'o mencapai kesimpulan.

Dalam situasi itu, muncul wacana tentang keinginan pelatih Pep Guardiola melepas pencetak gol terbanyak bagi Barca musim lalu itu. Uang penjualannya akan digunakan untuk membeli Cesc Fabregas dan David Villa.

Sebagai pengambil keputusan tertinggi, Laporta harus menuntaskan kondisi tersebut tanpa menimbulkan banyak kerugian. Ia ingin memastikan, apakah Eto'o ingin bertahan atau hengkang.

"Saya meneleponnya dua kali, tetapi ia tidak mengangkat telepon selulernya. Saya tidak tahu apakah ia berganti nomor atau apakah ia kehilangan (teleponnya). Namun, saya ingin bicara kepadanya," ungkap Laporta seperti dikutip Daily Mail.

"Kami menawarkannya dua tahun (perpanjangan kontrak) dan kami menunggu jawabannya. Saya ingin bisa bicara kepadanya dengan tenang," tambahnya.

Kontrak Eto'o habis akhir musim depan. Untuk mencegah kerugian ekonomis, Barcelona harus menjualnya saat ini juga bila ternyata Eto'o menolak memperpanjang kontraknya.

Namun, Daily Mail mengklaim, keadaan semakin mendekatkan Eto'o kepada pintu keluar. Dugaan ini muncul karena Barcelona sudah bernegosiasi dengan Valencia untuk membeli David Villa.

"Ada negosiasi untuk mencari tahu ketersediaan (Villa), tetapi kami belum menetapkan waktu atau batasan uang," ungkap Laporta. "Kami telah mengajukan penawaran untuk (Presiden Valencia) Manuel Llorente yang lebih dekat ke angka 40 juta euro (sekitar Rp 565 miliar) daripada 50 juta (sekitar Rp 707 miliar)."

Dalam bursa transfer musim panas nanti, anggaran transfer Barcelona sangat terbatas dan hanya mencapai 25 juta poundsterling atau Rp 411 miliar. Penjualan Eto'o akan menggembungkan dana itu menjadi 50 juta poundsterling atau Rp 822 miliar. (DM)