


MADRID, KOMPAS.com — Mantan pelatih Real Madrid, Juande Ramos, mengatakan bahwa Real Madrid masih akan kesulitan bersaing dengan Barcelona. Pasalnya, meski bertabur bintang, Madrid tidak solid.
Menurut Ramos, banyaknya pemain bintang dalam satu klub memperbesar persaingan berebut tempat utama. Itu akan menyulitkan pelatih menerapkan otoritas karena ada banyak kepentingan klub di situ. Pasalnya, kebijakan transfer pemain ditentukan oleh klub dan bukan pelatih.
Padahal, bila tim sampai gagal, maka pelatihlah yang bakal menjadi kambing hitam. Klub tidak akan mengorbankan bintangnya karena secara bisnis, itu adalah daya tarik bagi konsumen.
Kondisi itu berbeda dengan Barcelona. Di sana, tim diisi oleh pemain nonbintang, tetapi bertalenta bintang. Pemain bisa meredam ego untuk mengutamakan kepentingan tim. Karenanya, Barcelona lebih solid. Itu sebabnya, pelatih Pep Guardiola tidak perlu banyak mengubah skuat peninggalan Franck Rijkaard untuk meraih treble.
"Barcelona telah mendapat keuntungan menjadi sebuah tim dan Real Madrid belum memiliki itu. Seseorang harus melihat apa yang terjadi. Sekarang adalah waktu untuk menempatkan mereka dalam kocokan dan lihat apakah koktailnya (hasil) bagus," ujar Ramos.
"Semua pelatih senang memiliki pemain-pemain terbaik dunia. Ini mewah dan mengagumkan dan Anda tak memiliki dampak besar kepada pemain di level ini," lanjutnya. (GL)


