


JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Kapten tim nasional Brasil, Lucio, mengaku bangga menentukan kemenangan Brasil 3-2 atas Amerika Serikat (AS) di final Piala Konfederasi. Menurutnya, itu merupakan buah kerja tim.
Menghadapi AS, Brasil tertinggal 0-2 hingga akhir babak pertama. "Tim Samba" berhasil menyamakan kedudukan melalui sepasang gol Luis Fabiano di menit ke-47 dan ke-74.
Selanjutnya, pertandingan berjalan alot. Namun, pada menit ke-82, Lucio mengoyak jala AS setelah menanduk sepak pojok Elano Blumer. Brasil unggul 3-2 dan mempertahankan kedudukan itu hingga akhir laga.
"Bagiku (gol itu) berarti segalanya. Ini adalah musim yang berat. Hanya Tuhan yang tahu apa yang telah kulewati. Membalik angka membuatnya lebih baik," ungkap Lucio.
"Babak pertama kami begitu menyedihkan. Kami kembali ke lapangan dengan percaya. Aku harus berterima kasih kepada tim atas perjuangan hingga akhir," tambahnya.
Salah satu beban Lucio adalah bahwa klubnya, Bayern Muenchen, telah memutuskan tidak memperpanjang kontraknya. Bila keputusan itu berarti menempatkannya di kursi cadangan selama musim depan, Lucio khawatir batal memimpin Brasil di Piala Dunia 2010.
"Aku menerima kejutan dari klubku, yang tidak kuharapkan. Tidak digunakan oleh Bayern lagi merupakan pukulan bagiku," katanya. (GL)


