


BLOEMFONTEIN, KOMPAS.com - Pelatih Timnas Spanyol Vicente del Bosque tidak akan meremehkan Amerika Serikat meskipun lawannya di semifinal itu tidak setangguh Italia.
AS lolos ke semifinal meskipun mengalami kekalahan di dua laga pertamanya. Namun, "The Yanks" berhasil lolos setelah menaklukkan Mesir di laga terakhir fase Grup B. Mereka menyingkirkan juara dunia Italia, yang juga menelan dua kekalahan di fase grup.
Hasil ini membuat Del Bosque waspada tak mau menganggap pasukan Bob Bradley sebagai tim yang lolos karena keberuntungan. Bagaimanapun, Landon Donovan dkk bakal menyulitkan juara Eropa tersebut.
"Kami menghadapi musuh yang tak sekuat Italia tapi kami harus menghadapinya dengan semangat juara," katanya seperti dikutip situs FIFA, menjelang duel semifinal di Bloemfontein. "Saya tidak berpikir kami jauh lebih bagus dari mereka. Mereka kuat secara fisik dan taktik dan mereka dapat mempersulit jalan kami."
Spanyol menjadi salah satu favorit juara di turnamen kali ini. Tim "Matador" yang mencetak delapan gol dan tak pernah kebobolan di ajang ini diprediksi bakal menghadapi juara bertahan Brasil di final.
Kemenangan terakhir "La Furia Roja", lawan Afsel, menjadikan mereka tim dengan rekor kemenangan beruntun terbanyak di angka 15. Jika berhasil menaklukkan AS, Iker Casillas dkk akan melewati rekor Brasil sebagai pemegang rekor 35 kali bertarung tanpa kalah.

