


BARCELONA, KOMPAS.com — Presiden Barcelona Joan Laporta menginginkan penyerang Samuel Eto'o berseragam "Blaugrana" sampai pensiun. Namun, sejauh ini, perpanjangan kontrak tersendat pada negosiasi gaji.
Kontrak Eto'o habis akhir musim depan. Barcelona dan Eto'o sama-sama mengatakan ingin melanjutkan kerja sama. Namun, Eto'o merasa pantas mendapat kenaikan gaji signifikan.
Tanpa menyebut jumlah, Laporta mengakui ada kesulitan memenuhi permintaan Eto'o. Namun, ia berharap, kecintaan kepada Barcelona menjadi jembatan yang membuat kedua pihak terus bekerja sama dalam waktu lama.
"Bagi saya, Eto'o adalah penyerang terbaik di dunia. Barcelona harus membayarnya sesuai dengan struktur gaji dan ini adalah sesuatu yang telah kami bicarakan. Samuel adalah pemain yang digaji tinggi dan akan baik bila ia akan mengakhiri karier di sini," papar Laporta.
Laporta betul-betul serius ingin mempertahankan Eto'o. Beberapa waktu lalu, beredar rumor bahwa Barcelona ingin menukar Eto'o dengan penyerang Inter Milan, Zlatan Ibrahimovic. Namun, menurut Presiden Inter Massimo Moratti, rencana itu batal karena kedua pihak sama-sama ingin mempertahankan pemain masing-masing. (GL)

