Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Ditekuk Mesir, Posisi Italia Terancam
Jumat, 19 Juni 2009 | 04:04 WIB
|
Share:
AFP/ROBERTO SCHMIDT
Gelandang Mesir, Mohamed Homos (nomor 12) menyundul bola masuk ke gawang Italia dalam lanjutan Piala Konfederasi, Kamis (18/6).

TERKAIT

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Italia terancam tak mendapat jatah ke semifinal Piala Konfederasi setelah ditekuk Mesir dengan skor 0-1, Kamis (18/6). Jika Mesir bisa mengalahkan Amerika Serikat, Italia harus bisa menekuk Brasil agar bisa lolos ke babak selanjutnya.

Mesir kembali membuat kejutan dan berhasil mengalahkan Italia dengan skor 1-0 dalam lanjutan Piala Konfederasi, Kamis (18/6). Keduanya kini sama-sama berpeluang ke semifinal.

Ini adalah kejutan kedua Mesir di Piala Konfederasi. Sebelumnya Mesir tampil hebat saat melawan Brasil, Minggu (14/6). Saat itu, setelah tertinggal 1-3, mereka bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Mereka akhirnya mereka menyerah 3-4 setelah Ricardo Kaka mengeksekusi hadiah penalti dengan sempurna.

Performa itu memicu kepercayaan diri Mesir saat menghadapi sang juara dunia. Sejak menit pertama, mereka bermain terbuka dan konsisten merepotkan barisan belakang Italia.

Mengandalkan permainan sayap, Mesir kerap membahayakan lini belakang Italia. Fabio Cannavaro dkk harus pontang-panting memotong umpan-umpan atau mengeblok tembakan lawan.

Sementara itu, "Gli Azzuri" berusaha keluar dari tekanan dengan melakukan serangan balik. Namun, pergerakan mereka terhambat agresivitas pemain Mesir yang rajin mengejar bola. Penampilan disiplin barian belakang Mesir juga menyulitkan penetrasi trio Vincenzo Iaquinta, Fabio Quagliarella, dan Giuseppe Rossi.

Pada menit ke-25, Rossi mencoba memecah kebuntuan dengan melepaskan tendangan jarak jauh. Namun, tembakannya masih ditepis kiper Essam El Hadary.

Ancaman itu tidak membuat Mesir mengendurkan serangan. Mereka terus mendesak Italia. Setelah beberapa kali usahanya gagal, Mesir akhirnya berhasil mengoyak gawang Gianluigi Buffon di menit ke-40 melalui gelandang Mohamed Homos.

Gol bermula dari sepak pojok gelandang Mohamed Aboutrika. Homos yang berada di tengah kotak penalti berhasil menanduk bola dan mengirimnya ke sudut kanan atas gawang Italia. Derasnya bola membuat Buffon tak sempat bereaksi.

Memasuki babak kedua, Italia berusaha memperbaiki penampilan. Mereka mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Setelah menunggu hingga menit ke-54, mereka mendapat kesempatan menyamakan kedudukan melalui Vincenzo Iaquinta.

Dengan cermat, Andrea Pirlo melepas umpan kepada Iaquinta di tengah kotak penalti. Iaquinta hanya perlu menaklukkan kiper El Hadary untuk menciptakan gol. Sayang, eksekusinya  digagalkan El Hadary.

Pada menit ke-58, pelatih Marcello Lippi mencoba meningkatkan daya gempur Italia dengan menarik Gennaro Gattuso dan Giuseppe Rossi dan memasukkan Ricardo Montolivo dan Luca Toni.

Masih belum puas, Lippi memasukkan Pepe menggantikan Quagliarella pada menit ke-64. Masuknya Pepe menjadikan permainan Italia lebih cepat dan tajam.

Pada menit ke-70, Pepe mengirimkan umpan kepada Iaquinta di tengah kotak penalti. Usaha ini masih gagal karena tembakan itu mengarah tepat ke pelukan El Hadary.

Italia kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-75 melalui Montolivo. Saat itu, dari tengah kotak penalti, Montolivo berhasil meneruskan umpan Iaquinta dengan tembakan keras ke gawang Mesir. Namun, El Hadary sigap menangkapnya.

Serangan Italia terus mengalir. Ini membuat Mesir mengurangi serangannya. Sesekali mereka sempat mengancam gawang Buffon melalui serangan balik. Namun, hingga peluit berbunyi panjang, skor 1-0 untuk Mesir tidak berubah.

Dengan hasil ini, Italia dan Mesir sama-sama mengantongi nilai tiga dari dua pertandingan. Italia berhak berada di tempat kedua karena unggul selisih gol. Namun, jatah ke semifinal masih harus ditentukan pada laga terakhir lawan Brasil, yang masih memimpin Grup B. Mesir pun berpeluang besar mengalahkan AS, yang sudah menelan dua kekalahan. (FIFA)

Susunan pemain:
Mesir:
El Hadary; Fathi (Hassan 80), Gomaa, Saidi, Moawad (Farag 68), Said; Aboutrika, Shawky, Rabou, Homos; Zidane (Eid 57)
Italia: Buffon; Zambrotta, Grosso, Chiellini, Cannavaro; Pirlo, De Rossi, Gattuso (Montolivo 58); Iaquinta, Quagliarella (Pepe 64), Rossi (Toni 58)