


MADRID, KOMPAS.com — Valencia akhirnya melunak menghadapi gencarnya tawaran Real Madrid atas David Villa. Wakil Presiden Valencia Javier Gomez dengan rela membuka pintu bagi David Villa untuk pindah demi keuntungan semua pihak.
Sejak mengalami masalah keuangan, "Los Ches" sebetulnya sudah berencana menjual Villa ke klub lain asalkan bukan kepada Madrid. Akan tetapi, suasana itu akhirnya berubah menyusul penegasan dari Villa bahwa ia sudah menentukan klub untuk melanjutkan masa depannya. Meski striker Spanyol itu tidak menyebutkan tim mana yang menjadi tambatan hatinya, media Spanyol yakin bahwa ia akan pergi ke Santiago Bernabeu.
Valencia pun mengalah dan tidak akan menghalangi kepergian Villa. Kepergiannya dinilai akan bermanfaat bagi kondisi keuangan dan stabilitas klub. "Saya tidak tahu apakah Villa akan ke Real Madrid atau tidak. Tetapi, bila itu terjadi, maka itu baik," kata Gomez kepada harian AS.
Gomez mengakui, kepergian Villa akan memengaruhi kondisi tim. Namun, menurutnya, Valencia tidak boleh bergantung pada seorang pemain. Sejarah telah membuktikan bahwa "Kelelawar Hitam" bisa tampil konsisten meski kehilangan pilarnya.
"Ilusi sebuah klub tidak terletak pada satu, atau dua, atau tiga pemain. Itu telah dibuktikan," terang Gomez.
Pembicaraan antara Valencia dan Madrid sudah dilakukan. Namun, negosiasi terhenti karena Valencia tidak puas dengan penawaran Madrid. Diskusi akan dilanjutkan setelah Madrid menyodorkan proposal baru. (AS)

