


LONDON, KOMPAS.com - UEFA memutuskan memberikan hukuman larangan tampil kepada Didier Drogba dan Jose Bosingwa menyusul ulah mereka kepada wasit Tom Henning Ovrebo pada leg kedua semifinal Liga Champions musim lalu. Sementara itu, Chelsea didenda seratus ribu euro atau sekitar Rp 1,4 miliar.
Badan Pengendalian dan Disiplin UEFA mengumumkan, kedua pemain itu telah melanggar sportivitas dengan memprovokasi wasit lewat komentar yang bersifat menyerang. Adapun Chelsea sebagai klub juga dinilai ikut bertanggung jawab atas perilaku pemainnya itu.
Drogba dilarang tampil dalam empat laga kompetisi klub di level Eropa plus dua hukuman tunda. Empat hukuman skors berlaku efektif pada turnamen Liga Champions 2009/10. Adapun pemberian dua larangan tunda akan ditinjau sesuai perilaku Drogba dalam masa percobaan selama dua tahun setelah keluarnya vonis, Rabu (17/6).
Sementara itu, Bosingwa mendapat larangan tampil sebanyak tiga kali plus satu hukuman tunda di masa percobaan selama dua tahun.
"Penyerang Chelsea FC, Didier Drogba telah dihukum enam pertandingan kompetisi klub UEFA, dua di antaranya ditunda untuk periode percobaan selama dua tahun, menyusul insiden di leg kedua semifinal Liga Champions melawan FC Barcelona di London pada 6 Mei," kata UEFA melalui situs resminya.
"Sebagai tambahan, bek Chelsea, Jose Bosingwa telah dihukum untuk empat pertandingan kompetisi klub UEFA, hukuman terakhir ditunda untuk masa percobaan selama dua tahun, untuk penyerangan di pertandingan yang sama," lanjut pernyataan tersebut.
UEFA memberikan waktu tiga hari kepada "The Blues" dan kedua pemain itu untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut. (UEFA)


