


BLOEMFONTEIN, KOMPAS.com — Pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, mengakui bahwa salah satu faktor kemenangan timnya di kancah internasional adalah pengalaman pemain di luar Spanyol.
Dalam turnamen Piala Konfederasi 2009 di Afrika Selatan, "La Furia Roja" membawa enam pemain yang berlaga di Liga Inggris. Lima di antaranya bermain untuk Liverpool. Selain, Fernando Torres, Xabi Alonso, Albert Reira, Pepe Reina, dan Alvaro Arbeloa yang bermain untuk "The Reds", kapten dan gelandang Arsenal Cesc Fabregas juga masuk dalam skuat bentukan Del Bosque.
Selain Reina, yang tak diturunkan pada laga perdana di Afsel melawan Selandia Baru, Sabtu (13/6), pemain-pemain itu menunjukkan permainan memikat. Torres, misalnya, mencetak tiga gol pembuka, lalu disusul oleh Fabregas. Striker Valencia, David Villa melengkapi kemenangan itu menjadi 5-0.
Del Bosque menyatakan, peran para pemain Liga Inggris itu sangat memengaruhi kekuatan timnya. Perbedaan pengalaman dan kedewasaan mereka membuat tim itu memiliki keragaman permainan.
"Tentu saja, fakta bahwa mereka berkarier di luar negeri merupakan faktor kesuksesan Spanyol. Mereka memberi banyak kontribusi dengan apa yang mereka pelajari di sana," kata Del Bosque di sela-sela persiapan Piala Konfederasi 2009 di Afrika Selatan.
“Banyak hal yang harus dilakukan karena gaya yang berbeda-beda dari setiap negara. Ketika di mana pun Anda bermain, Anda mempelajari hal baru, taktik baru," tambahnya. “Mereka juga diberkati sebagai pemain dan kini lebih dewasa dibanding sebelumnya dan ini salah satu hal lain yang membangun skuat Spanyol untuk mencapai kemenangan.”
Meski demikian, Del Bosque menambahkan bahwa pembinaan pemain di Spanyol juga memperlancar regenerasi di tim nasional itu. "Program akar rumput di Spanyol sangat membantu dan generasi pemain hebat telah muncul," tegasnya.
Kemenangan Spanyol pada pertandingan akhir pekan lalu merupakan kemenangan ke-14 secara beruntun. Catatan ini sama dengan hasil yang pernah dibukukan Brasil dan Perancis. Spanyol yang tak pernah kalah dalam 33 laga terakhir hanya perlu dua pertandingan lagi untuk menyamai rekor 35 laga tanpa kalah yang pernah dicatat oleh tim "Samba".

