Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Dunga: Hernanes buat Milan, Elano untuk Inter
Jumat, 12 Juni 2009 | 16:00 WIB
|
Share:
AFP/LUIS ROBAYO
Hernanes (tengah)

ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Brasil, Carlos Dunga, menyarankan agar AC Milan membeli gelandang bertahan Hernanes. Ia juga menasihati Inter Milan supaya membeli Elano Blumer.

Milan terpaksa menjual Kaka demi menyelamatkan tim tersebut dari krisis keuangan. Sampai sekarang tim tersebut masih mencari pemain lain sebagai bintang baru di San Siro. Pro dan kontra pun bermunculan karena belum tentu Milan bisa bangkit setelah ditinggalkan pemain idolanya itu.

“Menjual Kaka merupakan kejutan besar,” kata Dunga kepada La Gazzetta dello Sport. “Ricky bisa mengubah ritme permainan, yang sangat fundamental dalam tim besar. Anda tak bisa menggantikan pemain seperti Kaka dan pasti akan sering menyesalinya."

Dunga mencoba memberikan solusi dengan menawarkan Hernanes kepada "Il Diavolo". Posisi Hernanes memang berbeda dari Kaka, tapi setidaknya Hernanes bisa menjadi bintang anyar di klub tersebut. Pada Januari 2009, jajak pendapat di harian The Times menyebut gelandang lubang itu sebagai pemain menjanjikan di masa depan.

Tak ingin melihat Milan terseok-seok musim depan, Dunga memberi nasihat kepada "I Rossoneri" agar segera merekrut pemain Sao Paulo itu. Dunga terkesan oleh kelengkapan skill pemain bernama lengkap Anderson Hernanes de Carvalho Andrade Lima tersebut dan ia yakin Hernanes bisa menjadi bintang baru di San Siro.

"Pertama, dia hebat dalam bertahan, kuat, dan cepat. Kedua, dia tidak takut duel satu lawan satu. Kemampuan ini membuatnya berbeda," ujar Dunga soal alasannya menyodorkan pemain 24 tahun tersebut.

“Saya punya kelemahan pada skill kedua itu," tambah mantan gelandang Brasil era 1980-1990an itu. "Dia punya determinasi seperti Rino Gattuso dan kekuatan kaki seperti Andrea Pirlo. Belilah dia segera.”

Adapun untuk tim sekota Milan, Dunga tidak akan ragu memilih Elano untuk "I Nerazzurri". "Jika saya mencari pemain sayap, saya tak akan ragu membeli Elano. Coba dan lihat berapa kilometer dia berlari dan bagaimana kemampuannya," paparnya.

Saat ini Elano masih membela Manchester City. Pemain 27 tahun itu sudah sering menyatakan rasa frustrasinya karena tak kunjung mendapat tempat utama di tim tersebut.