


MILAN, KOMPAS.com - Bek kanan Inter Milan, Douglas Maicon, sudah mantap ingin meninggalkan Giuseppe Meazza. Ia merasa klub tersebut hanya memikirkan Zlatan Ibrahimovic.
Meski mendapat tempat di skuad utama "I Nerazzurri", Maicon tak merasakan adanya perlakuan yang sama dari Inter terhadap para pemainnya. Pemain Brasil itu merasa bahwa Inter saat ini hanya fokus memikirkan kontrak Ibrahimovic, padahal dirinya pun perlu mendapat perhatian.
“Aku bukan pemain fenomenal, tapi aku juga bukan pemain tua seperti lainnya,” ujar Maicon kepada La Gazzetta dello Sport. "Selama tiga tahun, Inter mengabaikanku, mungkin, karena mereka semua memikirkan kepuasan Ibrahimovic."
“Kontrak baru. Harga spesial. Aku tidak iri kepada Ibra. Dia fenomenal. Ini bukan masalah. Aku lelah diabaikan," tegasnya.
Pemain 27 tahun itu menuturkan, sudah selayaknya ia mendapat perhatian lebih karena ia juga setia kepada "La Beneamata". Ia berharap bisa mencapai sukses besar bersama Inter sehingga ia berani menolak tawaran Real Madrid.
“Aku langsung mengatakan bahwa aku mungkin tetap tinggal bersama Inter untuk memenangi Liga Champions. Aku tak mendengar apa-apa dari klub. Sikap mereka membuatku sakit hari,” paparnya Maicon. "Aku bertanya kepada agenku Antonio Caliendo untuk melakukan segala sesuatu yang mungkin agar membuatku bahagia kembali. Aku senang di Inter ataupun klub lain."
Selain itu, Maicon juga menyangsikan profesionalitas tim medis Inter. Ia menilai mereka tidak becus menangani cederanya.
“Tim medis Brasil memahami kondisi fisikku dengan cepat. Aku membaik dalam waktu tujuh hari selama tugas internasional dibanding dua bulan di Inter," keluhnya.
Bersama Inter, Maicon telah membuat 40 kali penampilan musim ini dan mencetak lima gol. Ketika ia cedera, posisinya digantikan oleh Davide Santon.


