Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Pertahankan Alonso, Benitez Bangun Kekuatan Baru
Senin, 08 Juni 2009 | 03:32 WIB
|
Share:

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, berusaha mempertahankan timnya musim depan. Ia tidak ingin menjual Xabi Alonso dan berusaha membangun kekuatan baru dengan merekrut sejumlah pemain anyar.

Alonso terus mendapat sorotan dari media menyusul keinginan sejumlah klub terhadap gelandang Spanyol tersebut. Selain dia, striker Ryan Babel dan defender Andrea Dossena juga turut terseret isu transfer mengingat keduanya jarang mendapat kesempatan di tim utama.

Meski demikian, Benitez menegaskan bahwa sebisa mungkin ia akan menahan Alonso dan pemain lain agar tetap berada di Anfield. "The Reds" memang membutuhkan penguatan di sejumlah lini dan hal itu akan diatasi dengan memasukkan pemain anyar.

"Kami bekerja sangat keras untuk memperkuat tim, itu selalu menjadi perhatian kami," kata Benitez kepada majalah Liverpool FC.

"Kami punya Pepe Reina sebagai kiper nomor satu dan Diego Cavalieri di belakangnya, kiper lain yang bagus. Kami juga punya (Martin) Skrtel, (Jamie) Carragher, dan (Daniel) Agger—tiga bek tengah yang bagus," ungkap pelatih yang genap lima tahun di Liverpool tersebut.

"Kemudian di tengah ada Alonso, (Javier) Mascherano, Lucas, dan Gerrard, serta Torres di depan dan (David) Ngog, yang memiliki prospek sangat bagus. Kami tim bagus dan masih muda, semoga bisa lebih baik," lanjutnya.

Untuk membangun kekuatan baru, Benitez akan menambahkan pemain baru yang tepat untuk "The Kop". Ia tak ingin kesalahan membeli Robbie Keane terulang lagi musim depan.

"Kami tidak tahu apa-apa ketika pertama kali datang ke sini. Sekarang kami bisa melihat sedikit perubahan yang dapat membuat perbedaan besar," tambahnya. "Kini kami tahu mana yang lebih penting, mengontrak pemain dengan cara yang lebih baik, merancang permainan dan kompetisi lain dengan lebih baik."

Tanpa menjual sejumlah pemain, Liverpool kemungkinan bakal sulit mewujudkan angan-angan menambah pemain berharga tinggi seperti Carlos Tevez maupun David Villa. Pasalnya, pemilik Liverpool sedang menghadapi utang besar yang sudah mendekati jatuh tempo pembayaran.