


MILAN, KOMPAS.com — Pelatih Carlo Ancelotti seharusnya sudah menangani Real Madrid pada 2006, jika saja tak dicegah AC Milan. Dia sudah menyatakan setuju pindah ke klub Spanyol itu, tetapi Milan menghendakinya bertahan.
Hal itu terungkap dalam buku otobiografinya yang dirilis Selasa (26/5). Dalam buku yang berjudul Preferisco la Coppa (Saya Lebih Memilih Piala) itu, Ancelotti mengatakan, dia malah sudah menandatangani persetujuan awal dengan Madrid.
Buku biografi itu menunjukkan bahwa Ancelotti sebenarnya tak menutup kemungkinan pindah meski mencintai Milan. Saat ini, dia semakin diisukan akan pindah ke Madrid atau Chelsea.
"Jika Milan menghendaki, maka saya akan bertahan," ujarnya.
Seperti tertulis dalam biografinya, dia menjelaskan, "Kembali ke belakang dalam karier saya, pada 2006 saya sudah menyanggupi melatih Real Madrid. Kontrak awal itu berakhir tiga tahun senilai 15 juta euro. Tapi, Milan tak setuju, sehingga persetujuan itu pun batal."
"Madrid menginginkan yang terbaik, karena mereka merasa sebagai The Special One. Julukan yang akhirnya diambil Jose Mourinho sebagai julukannya," jelas Ancelotti.
Dalam bab terakhir buku itu, Ancelotti juga menjelaskan hubungannya dengan Chelsea. Dia mengaku mendapat tawaran menangani "The Blues", tetapi belum membuat keputusan.
"(Roman) Abramovich dan saya pernah bertemu. Saya katakan ada hal-hal buruk. Yang paling buruk sudah terlewati, saat dia menyewa Jose Mourinho," ujarnya.
Meski begitu, Ancelotti tetap punya sikap. Dalam temu pers, Selasa itu, ia akan menentukan masa depannya dengan meminta pertimbangan pemilik dan Presiden AC Milan Silvio Berlusconi.
"Jika Milan meminta untuk bertahan, saya akan bertahan. Milan yang akan menentukan. Maka, saya akan segera bertemu dengan para direktur Senin (1/6), segera setelah kompetisi musim ini berakhir. Tentu, hasil pertandingan lawan Fiorentina juga akan menentukan masa depan saya," katanya.
Minggu (31/5), Milan akan bermain di kandang Fiorentina. Jika Fiorentina menang dengan keunggulan dua gol, maka mereka akan menduduki tempat ketiga, menggeser Milan. "I Rossoneri" pun terpaksa akan menjalani Liga Champions musim depan dengan melewati babak kualifikasi. (CH4)

