


BARCELONA, KOMPAS.com — Pelatih Barcelona Josep "Pep" Guardiola menyebut Manchester United sebagai tim terbaik dunia. Untuk itu, ia ingin pasukannya tampil lebih dari biasanya saat final Liga Champions, Rabu (27/5).
Meski begitu, Pep tidak mau banyak menasehati atau memotivasi Carles Puyol dkk. Ia yakin, anak-anak didiknya sudah tahu pentingnya final Liga Champions melawan MU kali ini.
"Bila Anda masuk ke pertandingan melawan tim yang mungkin terbaik di dunia, Manchester United, kami harus 110 persen bila mau menang," ujarnya.
"Saya akan lihat, apa yang terjadi sebelumnya dan mengamatinya. Saya akan lakukan apa yang saya bisa. Tetapi, para pemain tahu untuk apa mereka bermain," lanjutnya.
Guardiola mengaku bahwa ia mempersiapkan tim sebaik mungkin. Namun, ia tidak mau menjagokan tim mana yang bakal juara. Menurutnya, sebagai juara bertahan, MU berada di atas. Namun, di sisi lain, Barcelona juga berpeluang menang.
"Tak ada favorit. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus dan ini akan terlihat di lapangan. Jadi, tak perlu bagi saya mengemukakan opini atas hal ini," ujar Pep.
Duel Barcelona dan MU di final Liga Champions sarat dengan gengsi dan ambisi. Seandainya MU juara, mereka akan menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar. Jika Barcelona menang, mereka akan menjadi klub Spanyol pertama yang meraih treble. (GL)

