


BARCELONA, KOMPAS.com — Pelatih Barcelona Pep Guardiola mengatakan, Andres Iniesta lebih penting ketimbang meraih gelar Divisi Primera. Hal ini disampaikan berkaitan dengan cedera Iniesta yang membuatnya terancam absen tampil di final Liga Champions.
Barcelona seharusnya sudah merayakan gelar juara liga, seandainya menang atas Villarreal. Namun, kesialan yang datang tiba-tiba malah membuat Barcelona kehilangan lebih banyak.
Barcelona unggul 3-1 atas Villarreal saat pertandingan memasuki menit ke-76. Sekitar 15 menit menjelang kepastian gelar juara, Barcelona malah diterpa bencana kartu merah Eric Abidal, menyusul pelanggarannya kepada Joseba Llorrente di kotak penalti.
Keuntungan ganda pun diraih Villarreal. Selain unggul jumlah pemain, Villarreal memangkas selisih jarak menjadi 2-3 setelah Matias Fernandez sukses mengeksekusi penalti.
Selanjutnya, 10 pemain Barcelona tak kuasa mempertahankan keunggulan. Pada masa injury time, Joseba Llorente mencetak gol penyama kedudukan. Skor 3-3 bertahan hingga akhir pertandingan.
Bagi Barcelona, tambahan satu angka belum cukup untuk kepastian gelar. Ini merupakan pukulan berat mengingat Pep berencana secepatnya menjuarai liga supaya bisa fokus ke Liga Champions. Keadaan semakin berat karena Andres Iniesta mendapat cedera yang membuatnya terancam absen di final Liga Champions.
"Takdir tidak kembali untuk membantu kami dalam pertandingan ini. Beberapa hari lalu, kami mendapatkannya. Tetapi hari ini, ini (takdir) meninggalkan kami. Di Stamford Bridge, Iniesta (yang membawa keberuntungan). Sekarang giliran Llorente," ujar Pep.
"Bermain menghadapi 10 pemain dari tim Liga Champions memaksamu menggandakan usaha, terutama di lini tengah. Kami tidak memiliki cukup bahan bakar. Tetapi, cedera (Iniesta) lebih buruk daripada batal menjadi uara liga," lanjut Pep. (GL)

