


LONDON, KOMPAS.com - Striker Arsenal, Nicklas Bendtner, menjadi bahan pemberitaan. Pasalnya, dia keluar dari nightclub dengan celana melorot, hingga terlihat jelas celana dalamnya. Publik pun menilai dia mabuk hingga kehilangan kontrol dan tak sadar celananya melorot.
Foto-fotonya sudah beredar di beberapa media massa. Foto itu diambil seusai Arsenal kalah 1-3 dari Manchester United (MU) di leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (5/5).
Namun, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, membantah pemainnya tersebut mabuk-mabukan. Menurutnya, ada seseorang yang merekayasa dan membuat skenario itu. Celana Bendtner sengaja dipelorotkan, kemudian diambil gambarnya.
"Saya sempat marah. Tapi, akhirnya tahu bahwa ada seseorang yang membuat skenario itu. Orang ingin membuat cerita bahwa Bedtner mabuk. Dia tidak mabuk sama sekali. Dia tak pernah menurunkan celananya. Orang lain yang melakukannya dan memotret insiden tersebut," jelas Wenger.
Meski begitu, Wenger tetap menjatuhkan sanksi kepada Bendtner. Sebab, saat itu semua pemain tak dibolehkan keluar. Bendtner sendiri sudah meminta maaf. (AP)


