Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kerugian Akibat Bonek Ngamuk Belum Dihitung
Kamis, 07 Mei 2009 | 16:13 WIB
|
Share:
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Seorang pendukung Persebaya Surabaya dievakuasi setelah kepalanya terluka karena lemparan batu saat pertandingan Persebaya melawan Gresik United pada Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Rabu (6/5). Pertandingan sempat terhenti pada menit ke-70 karena protes dari pemain Persebaya dan pendukungnya atas kepemimpinan wasit Iwan Sukoco asal Malang yang dinilai tidak fair. Persebaya takluk 1-2.

TERKAIT

GRESIK, KOMPAS.com - Kerugian akibat penjarahan dan perusakan oleh pendukung Persebaya Bonekmania, pasca Persebaya takluk 1-2 atas Gresik United Rabu lalu belum dikalkulasi. Namun tercatat ada 16 warung, tiga apotik, tiga gerai telepon seluler, dealer mobil yang menjadi korban amukan Bonek.

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik melaporkan sebanyak 104 pot berbentuk jambangan setinggi 70 sm diameter 50 cm dan empat pot berbentuk piala di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kartini dan Veteran dirusak hingga berserakan di jalan. "Sebanyak 29 lampu taman hias di Segoromadu berbatasan dengan Surabaya juga pecah berantakan," kata Kepala Bagian Humas Kabupaten Gresik, Hari Syawaluddin, Kamis (7/5).

Sebagian pot-pot bunga itu hingga Kamis pagi masih ada yang terlihat berserakan di tepi Jalan Kartini. Kaca dan etalase yang pecah di dealer mobil daihatsu, pos satpam Bank Mandiri, depot mie 55, Bevi factory outlet, sejumlah kios kartu perdana dan telepon seluler, warung makanan padang, apotek dan tempat potong rambut Idola terlihat belum semua dibenahi. Bahkan ada yang hanya diisolasi atau ditutup kertas koran bekas.

Dalam aksi brutal Bonek, wartawan olahraga Harian Surya Fatkhul Alamy dikeroyok dan dipukuli hingga satu giginya tangal. Warga Desa Putat Kecamatan Kebomas bernama Hermansyah (24) yang juga dipukuli hingga berdarah. Hermansyah dipukuli Bonek saat mau pulang ke rumahnya. Sepeda motor bernomor polisi W 6024 C yang dikendarainya dirusak, kontaknya dirampas. "Dompet saya berisi uang Rp 120.000 dirampas pula," kata Hermansyah.

Iwan (26) pemilik depot masakan padang di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo 92 melaporkan etalase makanan dirusak. Bonek juga menjarah puluhan kartu perdana dari sejumlah kios ponsel. Bevi Factory Outlet mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta setelah baju-baju baru dijarah dan kerusakan toko dirusak.

Hingga saat ini tersangka penjarahan Ahmad Rusdi (17), Mulyono 930), Welly Sudarta (19) dan Kiki (14) ditahan di Kepolisian Sektor Kebomas. Mereka juga menyebutkan teman yang ikut menjarah baju yakni R dan HS. Sebelumnya Polres Gresik menangkap Tegar (16) warga Sawahpulo Kecamatan Semampir Surabaya yang mencuri 14 kilogram besi dari truk yang ditumpanginya saat hendak menonton pertandingan Persebaya melawan Gresik United.

Kepala Kepolisian Resor Gresik akan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara pertandingan antara Gresik United versus Persebaya di stadion Petrokimia Gresik dan penanggung jawab supporter Persebaya. Menurut Kepala Kepolisian Resor Gresik Ajun Komisaris Besar M Iqbal pihaknya akan meminta petunjuk pimpinan dan rapat dulu dengan para perwira di Polres Gresik.