


MILAN, KOMPAS.com - Suporter Inter Milan tampaknya sudah tak sabar merayakan gelar scudetto. Maka, saat menjamu Lazio, mereka justru mengejek timnya sendiri karena tampil kurang memuaskan. Beruntung, Inter akhirnya menang 2-0 dan semakin dekat dengan gelar itu.
Inter baru mencetak gol lewat Zlatan Ibrahimovic di menit ke-58 dan Sulley Muntari di menit ke-70. Sebelum gol itu terjadi, ejekan pendukung sangat kencang dan memanaskan telinga. Maka, begitu mencetak gol, Ibrahimovic langsung minta suporter diam dengan meletakkan jari telunjuk di bibirnya.
"Ini sudah tak benar. Saya sudah di sini 10 bulan, maka tolong bantu pula saya agar punya jiwa terhadap klub ini. Saya suka Inter dan akan bahagia jika bisa merayakan scudetto di sini," kata pelatih Inter, Jose Mourinho, kecewa.
"Memang ada saat-saat frustrasi pada pertandingan itu. Suporter menginginkan permainan lebih baik. Kami juga menginginkan hal sama dan mencoba menunjukkan permainan terbaik," tambahnya.
Mourinho juga mengatakan, "Tim kami sangat besar. Tapi, banyak yang cedera. Sehingga, kami tak bisa menurunkan tim yang sama. Ada yang lelah secara fisik dan psikis."
Maka, dia berharap suporter justru memberi dukungan yang positif, bukan justru mengejek jika tim tampil kurang memuaskan. Sebab, itu justru akan menurunkan moral pemain.
"Suporter seharusnya tak perlu mengejek. Menurut saya, tidak tepat suporter mengejek tim hanya karena melakukan satu kesalahan. (Publik di) San Siro lebih antusias. Tapi, suporter seharusnya tak mengejek pemainnya sendiri di saat sedang berjuang mengejar scudetto," terangnya.
Dengan kemenangan itu, Inter kini kokoh di puncak klasemen dengan nilai 77, unggul 10 poin atas AC Milan. Dengan kemenangan atas Lazio, Inter hanya butuh dua kemenangan untuk juara.
Mourinho meminta suporter mengingat seluruh penampilan Inter dan prestasi yang diraih musim ini. Di bawah Mourinho, Inter baru kalah tiga kali di kompetisi ini. (CH4)

