


BARCELONA, KOMPAS.com — Gelandang Barcelona, Yaya Toure, mengaku berambisi meraih tiga gelar bersama timnya musim ini. Namun, beratnya jadwal yang harus dilalui membuatnya khawatir terhadap konsistensi Barcelona.
Saat ini, Barcelona masih berpeluang menjuarai Liga Champions, Divisi Primera La Liga, dan Copa del Rey. Namun, semakin ketatnya persaingan dan jadwal menjelang akhir musim berdampak buruk kepada Barcelona.
Pekan lalu, Barcelona hanya bermain imbang 2-2 lawan Valencia. Hal ini membuka jalan Madrid untuk mendekati Barcelona. Keberhasilan Madrid menekuk Sevilla 4-2 membuat mereka mendekat sejarak empat angka dari Barcelona.
Akhir pekan ini, Barcelona akan bertandang ke markas Madrid. Tentu saja, Barcelona mengusung target tiga angka. Kalau sampai kalah, maka jarak dengan Madrid hanya akan terpisah satu angka saja. Tekanan akan semakin berat.
Masalahnya, sebelum menghadapi Madrid, Barcelona harus konsentrasi penuh untuk menghadapi Chelsea pada leg pertama babak semifinal Liga Champions, Selasa (28/4). Di satu sisi, Barcelona harus turun dengan kekuatan terbaiknya. Tapi, di sisi lain, mereka harus siap 100 persen saat bertandang ke Santiago Bernabeu.
Yaya menilai tak mungkin menjalani dua duel melelahkan tanpa rotasi. Masalahnya, rotasi biasanya hanya mengatasi masalah kelelahan dan bukan kualitas. Toh, Yaya meyakini bahwa "Blaugrana" memiliki materi pemain yang bisa menjaga stabilitas permainan meski rotasi dilakukan.
"Tak mudah bertahan dalam tiga kompetisi di saat bersamaan. Kami memiliki pertandingan setiap tiga hari dan itu lebih dan lebih sulit. Pekan ini, kami harus menghadapi Real Madrid setelah duel versus Chelsea," ungkap Yaya seperti dikutip Setanta Sports.
"Kami punya lebih dari 20 pemain berkualitas hebat. Kami berharap bisa memenuhi potensi kami dan mengakhiri musim dengan tiga trofi itu. Tetapi, persaingan dengan Chelsea akan sangat sulit," paparnya. (STT)


