Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Suporter Anggap Gaji Pemain Bola Terlalu Tinggi
Jumat, 24 April 2009 | 04:59 WIB
|
Share:

LONDON, KOMPAS.com — Delapan dari sepuluh suporter sepak bola mengeluhkan gaji tinggi para pemain. Mereka menganggap gaji itu perlu dipangkas lagi. Demikian hasil survei Virgin Money, konsultan keuangan di Inggris, yang dilansir oleh Guardian.

Survei tersebut melibatkan 4.000 suporter loyal sebagai responden dengan usia 30-34 tahun, beberapa di antaranya pemegang tiket musiman. Dari jumlah itu, 20 persen di antaranya memaklumi bahwa para pemain bintang layak mendapatkan bayaran besar atas jerih payah mereka di lapangan. Namun, 40 persen lainnya menganggap gaji itu terlalu berlebihan.

Selain itu, sebanyak 41 persen responden juga mendukung adanya pembatasan gaji pemain (salary cap). Selama ini Premier League tidak memberlakukan adanya salary cap demi menghargai profesionalitas pemain. Karena itu, wajar jika gaji rata-rata pemain di sana mencapai 21.000 atau hampir Rp 335 juta per pekan. Robinho, Frank Lampard, dan Steven Gerrard masing-masing mendapatkan 130.000 poundsterling atau Rp 2 miliar per minggu.

Dengan penghasilan pemain sebesar itu, klub-klub Liga Inggris harus mengeluarkan sebagian besar dana mereka untuk membayar gaji pemain. Ini berakibat pada besarnya harga tiket pertandingan sehingga beban penonton semakin besar.

Virgin Money sebelumnya pernah melakukan survei yang menyebutkan bahwa sebagian besar suporter ingin membatalkan rencana membeli tiket musiman tahun depan. Saat ini harga tiket berkisar pada rata-rata 89,53 poundsterling atau hampir Rp 1,5 juta untuk sekali nonton.