


TURIN, KOMPAS.com — Pelatih Lazio Dellio Rossi mengaku bangga timnya lolos ke final Piala Coppa setelah menumbangkan Juventus dengan agregat 4-2. Bahkan, ancaman putus kontrak akhir musim ini tak bisa merenggut kebanggaan itu.
Setelah menang 2-1 pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Lazio kembali membekuk Juventus dengan skor yang sama pada duel kedua, di Stadion Olimpico Turin, Rabu (22/4). Lazio pun menembus final.
Rossi pun puas melihat anak-anaknya tak kehilangan semangat memperbaiki performa. Menurutnya, Mauro Zarate dkk memang pantas atas kemenangan itu.
"Kami ingin melakukan dengan baik dan saya pikir, kami pantas untuk final ini, memukul Milan dan Juve keluar sepanjang perjalanan (menuju final)," kata Rossi.
"Saya lebih dari gembira untuk anak-anak ini karena kami mendapatkan beberapa puncak dan melewati musim ini. Tim ini memiliki kualitas dan di atas semuanya, kami mencapai kejayaan ini dengan lebih banyak anak-anak muda. Saya pikir, masa depan ada pada mereka," lanjutnya.
Rossi menilai, untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi tim, klub harus mempertahankan pemain. Ia yakin, pasukannya mampu mencapai kualitas lebih tinggi.
"Saya pikir, bila Lazio mau maju, mereka harus menjaga pemain-pemain terbaik mereka. Mauro (Zarate) dulu bermain sedikit serakah, tetapi ia belajar bekerja dalam tim dan semakin baik sepanjang waktu," ulasnya.
Sayangnya, pencapaian Rossi dan pasukannya tidak membuat klub menawarkan perpanjangan kontrak untuk Rossi. Rossi pun terancam jadi pengangguran di akhir musim ini.
Dikabarkan, pelatih Sampdoria, Walter Mazzari akan mengisi posisi Rossi musim depan. Toh, Rossi tenang saja. Ia mau menikmati kejayaan hari ini.
"Saya sudah mengatakan, kerja seorang pelatih seharusnya tak dievaluasi berdasar satu atau sejumlah pertandingan. Saya bukan tukang emas. Klub punya hak untuk mengevaluasi pelatih berdasar apa yang dicapainya dan apa yang ingin dicapainya," kata Rossi.
"Kami akan membicarakan masa depan saya nanti. Ini waktunya untuk menikmati kemenangan," pungkasnya. (CH4)

