

MADRID, KOMPAS.com — Pelatih Real Madrid Juande Ramos menilai, penampilan timnya kurang memuaskan saat memukul Real Valladolid di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (12/4). Namun, ia tetap merasa puas karena berhasil meraih poin penting.
Dengan tiga angka itu, Madrid bisa terus menjaga persaingan dengan pemuncak klasemen, Barcelona. Setelah sempat tertinggal sembilan angka, kini "Los Merengues" kembali mendekat sejarak enam angka dari "Blaugrana". Ramos pun tak merasa perlu memusingkan penampilan anak-anaknya yang kurang meyakinkan.
Melihat statistik, permainan Madrid kalah efektif dari Valladolid. Dalam 90 menit, "Los Blancos" hanya menciptakan enam tembakan tepat ke gawang dari 20 percobaan. Bandingkan dengan Valladolid yang bisa sembilan kali mengancam gawang Iker Casillas dari 17 usahanya.
Pemain berkelas, seperti Raul Gonzalez dan Arjen Robben, akhirnya menjadi penentu kemenangan 2-0 untuk "El Real". Raul membobol gawang Sergio Asenjo pada menit ke-44. Adapun Robben menggandakannya pada menit ke-82. Tidak lupa, penghargaan juga harus diberikan kepada kiper Iker Casillas, yang menjaga keutuhan gawangnya dari serbuan lawan.
Aksi individu ketiga pemain itu menutupi kelemahan permainan Madrid. Pelatih pun ikut lega karena bisa mengamankan tiga angka.
"Cara terbaik yang saya tahu untuk menang adalah bermain dengan baik. Itu yang kami coba lakukan. Tetapi, kadang-kadang kami memiliki hari yang lebih baik dan masih bisa memenangi pertandingan," kata Ramos.
Kemampuan Madrid untuk menghindari kesalahan dan meraih kemenangan di saat penting membuat Ramos merasa lega. Sebab, musuh yang dikalahkannya malam ini juga mempersulit Barcelona. Pekan lalu, "El Barca" hanya mampu menang 1-0 atas Valladolid.
"Mereka juga menyulitkan Barcelona pekan lalu. Kami pun berada dalam tekanan karena kami harus selalu menang. Tugas pertama kami adalah meraih tiga angka. Tugas kedua adalah bermain sedikit lebih baik," ungkap mantan pelatih Tottenham Hotspur itu.
Kini, Ramos bisa terus meyakini, persaingan takhta juara liga belum selesai. Ramos mengincar kemenangan atas Barcelona saat keduanya menjalani duel "El Classico" di Santiago Bernabeu pada 3 Mei mendatang. "Kami yakin bahwa liga belum selesai. Kami menyiapkan diri kami untuk duel melawan mereka," ujarnya. (GL)

