


FENERBAHCE, KOMPAS.com — Bek kiri Brasil yang kini bermain di Fenerbahce (Turki) menyatakan ingin kembali memperkuat Real Madrid. Menurutnya, dia masih kuat dan bisa bersaing dengan pemain muda.
Carlos kini berumur 35 tahun. Dia meninggalkan Real Madrid pada 2007, setelah membela klub itu selama 11 tahun. Wajar jika dia sangat rindu dengan Madrid. Meski juga berharap bisa bekerja sebagai staf di sana, tetapi dia ingin kembali untuk bermain, baru memikirkan pekerjaan lain.
"Aku merasa masih kuat secara fisik dan masih sangat termotivasi. Jika ada kemungkinan kembali ke Madrid, aku ingin kembali sebagai juara," katanya dalam wawancara dengan Antena 3.
Kemungkinan Florentino Perez menjadi Presiden Real Madrid kembali, menyenangkan Carlos. Sebab, dia dekat dengannya. Ini akan memperbesar kemungkinannya kembali ke Madrid.
"Ketika mendengar bahwa Florentino Perez bisa menjadi presiden lagi, aku langsung mempersiapkan diri untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Sebab, dia bisa memanggilku kembali," ujarnya.
"Akan baik jika Florentino Perez kembali menjadi presiden. Selain itu, salah satu sahabatku, Juan Onieva, juga akan mencalonkan diri sebagai presiden," tambahnya.
Carlos dijual ke Fenerbahce pada masa kepresidenan Ramon Calderon. Maka, dia sering mengkritik Calderon dan Direktur Olahraga Pedrag Mijatovic.
"Ketika meninggalkan Madrid, aku katakan bahwa klub ini terlalu besar untuk dikelola orang yang mengelolanya. Dan, itu akhirnya terbukti," kritiknya lagi kepada Calderon.
"Sangat penting bagi Madrid untuk kembali mendapatkan rasa hormat dari seluruh dunia. Madrid telah kehilangan sedikit rasa hormat sebagai organiasai. Maka, akan sangat bahagia buatku jika bisa kembali bergabung dengan Madrid, main di Santiago Bernabeu, dan tampil di Divisi Primera," lanjut Carlos. (ATN)

