

JAKARTA, KOMPAS.com - Klub-klub Inggris bisa kuat di Eropa karena tim-tim itu memiliki pemain-pemain asing dan liga yang lebih baik. Kondisi ini membuat tim-tim Inggris bisa bertahan lama di Liga Champions.
Hal tersebut disampaikan oleh mantan pemain Manchester United, Bryan Robson, dalam kunjungannya ke Jakarta. Menurut Robbo, kehadiran pemain-pemain asing itu telah mendatangkan hal-hal baru dalam karakter permainan tim-tim Inggris.
"Kami memiliki sejumlah pemain asing yang membuat permainan kami lebih baik. Liverpool memiliki (Fernando) Torres yang bermain sangat baik. Di sana juga ada pemain Inggris seperti Jamie Carragher dan Steven Gerrard dengan kemampuan bagus," kata Robbo kepada KOMPAS.com usai jumpa pers kerja sama MU dan Hutchison CP Telecom, selaku operator 3 (Three) di Jakarta, Selasa (31/3).
"MU juga demikian. Mereka memiliki sejumlah pemain Inggris dan pemain asing yang sangat baik," lanjutnya.
Robbo menjelaskan, negara-negara lain seperti Italia dan Spanyol juga mendatangkan pemain-pemain asing dalam liga mereka. Namun, tim-tim Inggris beradaptasi lebih baik dengan gaya bermain mereka.
Mengenai rencana pembatasan pemain asing yang kini sedang digodok oleh UEFA, Robson menyatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk bermain di tim mana pun. "Anda tidak bisa menghalangi pemain bermain di tim mana pun, tapi saya memahami regulasi ini," katanya.
Dari empat klub Inggris yang lolos ke perempat final Liga Champions, tak satu pun yang memiliki pelatih asli Inggris. MU memiliki empat pemain lokal di tim inti, Chelsea punya tiga, Liverpool memainkan dua orang, sementara Arsenal hanya satu.

