


LONDON, KOMPAS.com — Pelatih sementara Guus Hiddink terus dibicarakan bimbang memilih membela timnas Rusia atau Chelsea. Namun, sepertinya Hiddink tak akan mengkhianati Andrei Arshavin dkk. Supaya statusnya tak terus mengambang, ia akan membicarakan masa depannya dengan Ketua Federasi Sepak Bola Rusia (RSF), Vitaly Mutko, Rabu (25/3).
Seperti dilaporkan The Sun, Hiddink akan ke Rusia untuk menegaskan kembali komitmennya kepada timnas. Saat ini pun, pikiran Hiddink sudah tak lagi bersama Chelsea.
Pelatih asal Belanda ini sudah berkonsentrasi menyiapkan timnas Rusia menghadapi dua duel lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2010, melawan Azerbaijan dan Liechtenstein pada akhir Maret dan awal April mendatang. Hiddink baru akan kembali ke London dalam sepuluh hari ke depan.
Masa depan Hiddink terus menjadi misteri. Selain karena Chelsea berharap Hiddink tetap tinggal setelah musim ini berakhir, Hiddink sendiri sempat mengindikasikan bisa melatih Chelsea secara permanen, musim depan.
Dalam kontraknya dengan timnas Rusia, ada klausul yang menyebut, kerja sama bisa putus bila Hiddink gagal membawa Rusia masuk putaran final Piala Dunia. Dengan begitu, Hiddink akan jadi pengangguran pada bulan November mendatang, dan bisa ditarik ke Stamford Bridge.
Namun, Chelsea tak bisa menunggu selama itu. Menurut Chairman Chelsea, Bruce Buck, timnya sudah harus mendapat pelatih baru akhir musim ini.
Walau begitu, Buck akan meminta pertimbangan Hiddink soal pemain yang harus dibidik Chelsea dalam bursa transfer mendatang. "Kami akan meminta pendapatnya mengenai transfer akhir musim ini," kata Buck. (TS)


