Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Benitez Cuek Menatap Rekor 100 Kemenangan
Sabtu, 14 Maret 2009 | 02:49 WIB
|
Share:

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pelatih Liverpool Rafael Benitez menatap rekor kemenangan ke-100 saat timnya melawan Manchester United di Stadion Old Trafford, Sabtu (14/3). Benitez tak peduli dengan statistik itu karena catatan seperti itu tak akan menentukan hasil akhir.

"The Reds" kini tertinggal tujuh poin dari MU sehingga mereka harus mengejar kemenangan dalam sisa pertandingan Premier League. Inilah yang menjadi fokus Benitez karena hal itu lebih sulit dilakukan.

"Saya tak peduli statistik, tapi itu memang membuktikan bahwa kami berada di jalur yang tepat. Tak perlu melibatkan statistik seperti ini, kecuali Anda memiliki tim bagus sehingga rekor itu menjadi nilai plus bagi tim," tutur Rafa kepada Liverpool Echo.

"Jika kami menang di Old Trafford, itu akan berdampak positif terhadap statistik. Namun, yang lebih penting adalah perolehan nilai di liga dan kami ingin menambah poin. Itu hal terpenting bagi kami," lanjutnya.

Selain mencatat seratus kemenangan di Premier League, kemenangan Liverpool atas MU nanti bakal menjadi yang pertama bagi Benitez selama bertanding di Old Trafford. "The Kop" terakhir kali menang atas MU di "Theatre of Dreams" pada 24 April 2004 atau dua bulan sebelum Benitez menjejakkan kaki di Anfield.

Benitez dan pemainnya kini sangat mengincar kemenangan di kandang "Setan Merah". Kemenangan akan memberikan dorongan luar biasa untuk mengejar MU di puncak klasemen. Sebaliknya, kekalahan akan mengubur impian meraih gelar Premier League yang mereka idam-idamkan sejak 1990. "Kalau sampai kalah, hampir tak mungkin kami menjuarai Premier League. Tapi, posisi kami saat ini sangat menguntungkan ketimbang musim lalu," tambah Rafa.

Saat ini Liverpool memiliki kepercayaan diri yang tinggi seusai menaklukkan Real Madrid di Liga Champions. Mental Steven Gerrard dkk inilah yang akan menjadi pelecut semangat para pemain untuk mengulang kemenangan 2-1 di Anfield pada awal musim ini.