


BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Gelandang Juan Roman Riquelme kecewa terhadap Pelatih Argentina Diego Maradona karena tak memanggil namanya. Karena itu, mantan pemain Barcelona dan Villarreal itu memutuskan mundur dari tim "Tango".
"Tim nasional sudah berakhir bagiku," kata gelandang Boca Juniors kepada Canal 13. "Aku ingin nonton Piala Dunia di televisi saja."
Keputusan pensiun Riquelme ini merupakan yang kedua kalinya dalam kurun tiga tahun ini. Ia pernah dibuang pelatih Marcelo Bielsa pada Piala Dunia 2002, tetapi Jose Pekerman menariknya lagi pada Piala Dunia 2006. Seusai Piala Dunia di Jerman itu, ia sempat menyatakan berhenti, tetapi kembali lagi saat final Copa America setahun kemudian.
Kali ini, pemain 30 tahun itu mantap menyudahinya karena ia selalu beda pendapat dan tidak bisa bekerja sama dengan Maradona. Ia menggerutu karena Maradona tak menyertakannya dalam duel persahabatan lawan Perancis bulan lalu. Maradona sebetulnya kecewa dengan keputusan Riquelme itu, tetapi ia tidak akan menyesali alasan pemain tersebut.
Banyak orang menyukai gayanya yang elegan, tidak buru-buru, jarang terlibat dengan permainan cepat dan adu fisik dalam duel modern, dan senang bermain terbuka. Namun, banyak pula yang mengkritiknya penampilannya yang melempem saat pertandingan besar. Saat tampil kurang baik, timnya pun ikut buruk. Selama membela Argentina, Riquelme telah mencetak 17 gol dari 50 kali tampil di pentas dunia. (AP)

