Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Wenger: Ronaldo Arogan, tapi Perlu Dilindungi
Jumat, 06 Maret 2009 | 23:00 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES
Pelatih Arsenal, Arsene Wenger.

TERKAIT

LONDON, JUMAT - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo "kena batu". Sikap Ronaldo yang arogan membuat lawan-lawannya tak ragu mengganjalnya.

"Kadang-kadang saya merasa Manchester United terlalu banyak mendapat perlindungan tapi kadang-kadang tidak dan Ronaldo merupakan salah satu contohnya," komentar Wenger. "Kadang-kadang sikap arogannya sangat provokatif."

Meski demikian, Wenger merasa Ronaldo tetap perlu mendapat perlindungan karena sikap keras para lawan bisa menghancurkan kariernya. "Jika pemain tidak dilindungi, itu tidak benar. Ketika ada pelanggaran keras, pemain harus dihukum dan dikeluarkan dari lapangan," katanya memberikan dukungan.

Ronaldo baru-baru ini menjadi sasaran pelanggaran pemain Newcastle United, Steve Taylor. Akan tetapi, Taylor tak mendapat hukuman atas tekel keras itu. Pelatih MU Sir Alex Ferguson menggugat dan menilai Ronaldo menjadi korban ketidakadilan sikap wasit.

Sejumlah pelanggaran keras juga dilakukan oleh pemain Wigan Atheltic, Lee Cattermole, dan pemain Everton, Victor Anichebe. Anichebe bahkan diancam hukuman skors hingga akhir musim karena melakukan tekel dua kaki terhadap Kevin Nolan, Januari silam.

Wenger pun sepakat dengan adanya skors lebih dari tiga kali pertandingan. Pasalnya, korban pelanggaran bisa kehilangan masa bermain lebih dari hukuman skors itu. Itu pula yang terjadi pada striker Arsenal, Eduardo da Silva, musim lalu. Sampai kini, Eduardo belum bermain lagi di Premier League.

"Mereka (Federasi Sepak Bola Inggris, Red) dapat membuat komitmen khusus untuk menganalisis apakah skors tiga pertandingan sudah cukup atau tidak," tambah Wenger. "Saya rasa pada beberapa pelanggaran, (skors) 10 kali belum cukup." (AP)