

KEDIRI, SABTU - Tim kesebelasan Persik Kediri berhasil menumbangkan tamunya Persiwa Wamena pada laga lanjutan putaran kedua Liga Super Indonesia di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, Sabtu (28/2). Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk skuat "Macan Putih".
Kemenangan ini menunjukkan bahwa Persik Kediri masih merupakan tim yang patut diperhitungkan di kancah persebakbolaan nasional. Kemenangan ini sekaligus menyelamatkan Persik dari ancaman masuk ke zona degradasi, setelah tersungkur pada dua pertandingan sebelumnya secara berturut-turut.
"Saya cukup puas walaupun skornya tipis. Kemenangan ini menunjukkan disiplin dan kerja keras anak-anak Persik. Saya pikir mereka perlu mendapat apresiasi," ujar pelatih Persik, Aji Santoso, usai pertandingan.
Gol tunggal Persik itu dicetak oleh striker Saktiawan Sinaga pada menit ke-55 melalui tendangan langsung dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan bola dari Ronald Fagundez. Mantan pemain PSMS Medan itu berhasil mengecoh penjaga gawang Persiwa, Timotius, sehingga bola tepat mengoyak sudut kanan gawang.
Pertandingan antara Persik dan Persiwa sebenarnya berlangsung seru. Kedua tim yang masuk dalam posisi tengah klasemen sementara Liga Super Indonesia ini sama-sama memiliki performa bagus.
Hal itu terlihat sejak menit pertama pertandingan. Persik yang mendapat dukungan penuh dari sekitar 3.500 Persikmania lebih banyak melancarkan serangan. Namun, hingga istirahat turun minum, tim yang diawaki oleh Hamka Hamzah dkk ini belum berhasil mencuri poin. Padahal panitia pertandingan sempat memberikan kelonggaran dengan tambahan waktu dua menit.
Akan tetapi, serangan-serangan yang dibangun Persik melalui para pemain di lini tengah seperti Fagundez, Khusnul Yuli, dan Legimin Rahardjo patah di kaki pemain-pemain tim tamu.
Baru pada babak kedua, kerja keras pemain-pemain Persik membuahkan hasil. Gol Saktiawan, striker andalan "Macan Putih", berhasil mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Keberhasilan Persik menjebol sarang lawan itu langsung memecut semangat Persiwa. Serangan bertubi-tubi mereka lancarkan ke gawang Persik sehingga membuat kiper Akhmad Kurniawan pontang-panting.
Karena bekerja terlalu keras menjaga gawang timnya, AK, panggilan akrab Akhmad Kurniawan, mengalami cedera di beberapa bagian tubuhnya. Situasi ini memaksa pelatih Aji Santoso menurunkan Wahyudi ke lapangan menggantikan AK.
Hingga wasit Agus Margunaji meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah 1-0. Kekalahan Persiwa ini disikapi secara arif oleh pelatih Suharno.
"Kesalahan kami adalah kurang bisa mengoptimalkan permainan pada babak kedua, padahal kami memiliki cukup banyak peluang bagus untuk mencetak gol. Kami mengakui, Persik tetap tangguh walaupun tim ini sudah ditinggalkan oleh sejumlah pemain andalan mereka," katanya.

