


LONDON, SABTU — Pelatih Chelsea Luiz Felipe Scolari mengaku tak menjadikan Didier Drogba sebagai korban strateginya. Dia juga tak berniat menyingkirkan striker asal Pantai Gading tersebut.
Drogba memang baru saja mengkritik sang pelatih yang dia nilai tak menjaga perasaan pemain dan fans. Sebabnya, Scolari begitu saja mencoret namanya dari skuad saat Chelsea menghadapi Southend di Piala FA. Chelsea akhirnya menang 4-1.
Sabtu ini, Chelsea akan menghadapi Stoke City. Meski tim kecil, Stoke sering membuat kejutan. Scolari tak menegaskan apakah dia akan kembali memasang Drogba bersama Nicolas Anelka atau tidak.
"Drogba tetap pilihan saya. Dia juga berlatih secara normal. Sangat sulit bagi saya karena memiliki dua striker yang tajam. Pokoknya, pemain yang paling fit dan dalam permainan terbaik yang akan saya pasang," jelasnya.
Ini indikasi bahwa dia akan tetap memasang satu striker saat melawan Stoke. Artinya, antara Anelka dan Drogba bisa tak dimainkan, atau setidaknya salah satu menjadi pemain cadangan.
Scolari juga menegaskan, dia tak menjadikan Didier Drogba sebagai kambing hitam atas kekalahan 0-3 dari Manchester United di Premier League. "Sudah menjadi tugas saya untuk memilih 11 pemain. Jika ada yang harus disalahkan dari kekalahan 0-3 dari MU, itu adalah saya, juga semua pemain. Saya harus memilih pemain saat lawan Southend, dan saya memilih Anelka," katanya.
Tentang pertandingan lawan Stoke, siapa striker yang akan dipasang? "Anda yang membeli tiket dan akan melihatnya nanti," jawabnya. (AP)


