


LONDON, KAMIS — Gelandang Chelsea, Deco, sewot terhadap tudingan yang menyebutnya sebagai anak emas pelatih Luiz Felipe Scolari. Ia datang ke London bukan karena hubungan dekatnya dengan Scolari, melainkan prestasinya yang memukau.
Deco menerima beragam kritik dari beberapa penggemar "The Blues" menyangkut penampilannya yang kurang memuaskan dalam beberapa pekan terakhir. Sejak kedatangannya ke Stamford Bridge, peran Joe Cole yang selalu ditunggu fans justru berkurang. Para penggemar ini lantas menyebut adanya hubungan dekat antara Deco dan Scolari yang membuat posisi Deco begitu kuat di tim.
Mendengar hal tersebut, mantan pemain Barcelona itu membantahnya. Ia memang pernah bekerja di bawah asuhan Scolari saat keduanya berada di Timnas Portugal. Jadi, wajar jika Felipao (sebutan untuk Scolari) memilihnya karena Deco tampil baik, apalagi saat masih membela Porto maupun "El Barca".
"Aku tidak mengerti mengapa orang-orang bilang semacam ini soal aku dan Felipao," katanya seperti dikutip Daily Mail. "Ketika aku datang pertama kali (ke Chelsea) dan semuanya berjalan baik. Kini semuanya berbeda dan orang-orang berusaha menyalahkan seseorang."
Wajar jika Deco sewot mendengar tudingan semacam itu. Penampilan baiknya langsung terbukti di awal musim. Ia mencetak gol indah saat timnya melawan Portsmouth dan Wigan Athletic. Meskipun kini sudah tak lagi mencetak gol, Deco tak mau dianggap kehadirannya hanyalah berkat kebaikan hati Scolari.
"Setiap orang yang menyebutkan bahwa aku hanya berada di dalam tim karena hubunganku dengan Felipao adalah alasan yang dibuat-buat," tegasnya. "Aku memenangkan banyak hal dalam karier sepak bolaku dan tak satu pun di antaranya berkat Felipao."
"Jika kalian mengikuti perjalanan karierku, aku jarang berada di bangku cadangan di tim mana pun. Di mana pun aku berada, aku selalu menjadi starter dan Felipao bukan pelatihku di sana. Aku tak perlu menjelaskan diriku sendiri," ujarnya.
Deco juga menegaskan bahwa dirinya akan terus membela Chelsea dengan segenap jiwa hingga kontraknya berakhir tiga tahun lagi. Setelah itu, ia ingin kembali ke tanah kelahirannya di Brasil dan membela klub Corinthians. (MAIL)

