


MILAN, KAMIS — Pelatih AC Milan Carlo Ancelotti tak dapat mengingkari bakat-bakat hebat dari bekas klub yang ditanganinya, Juventus. Kini Ancelotti ingin melatih bek tengah Juve, Giorgio Chiellini, yang disebutnya sebagai defender terbaik Italia.
Ketika Carletto melatih Juve pada 1999-2001, Chiellini masih belum menunjukkan kelasnya di Serie A. Pemain berusia 24 tahun itu baru masuk sepak bola profesional pada 2000 dan tim pertama yang dibelanya adalah Livorno.
Setelah pindah ke Fiorentina, lalu pindah lagi ke "La Vecchia Signora", Chiellini menjelma menjadi bek masa depan bagi "Gli Azzuri". Masuk skuad Italia sejak 2004, nama Chiellini melejit ketika tampil menggantikan Fabio Cannavaro di putaran final Euro 2008. Meski Italia terlunta-lunta di turnamen itu, Chiellini tetap mencuri perhatian dunia.
Inilah yang membuat Ancelotti begitu menyukai pemain berusia 24 tahun tersebut. Sebelum Milan bertandang ke Turin, Minggu (14/12), Carletto memberikan penghargaannya terhadap Chiellini.
"Satu dari pemain mereka yang saya ingin latih adalah Chiellini karena saat ini dia adalah defender terbaik yang kami miliki di Italia," kata Ancelotti. "Pertandingan itu memberikan banyak motivasi bagi kami, juga karena kami bukanlah tim favorit (sehingga) kami ingin memberikan kejutan."
Pertemuan kedua tim papan atas Liga Serie A itu, selain menjadi adu gengsi, juga mempertaruhkan posisi kedua klasemen sementara. Yang menang akan mendekatkan diri dengan pimpinan sementara, Inter Milan. Yang kalah, menurut Ancelotti, tidak serta-merta kehilangan kesempatan meraih gelar juara.
"Bagaimanapun, saya pikir, siapa pun yang kalah tidak akan kehilangan (peluang untuk) meraih Scudetto. Meskipun Milan menang atas Juve, itu penting dari sisi moral, lebih dari soal posisi di klasemen," lanjutnya.
Juve dan Milan kini sama-sama mengemas nilai 30 dan berselisih enam poin di bawah Inter. Hasil imbang akan tetap menempatkan Juve di posisi kedua dan memberi jalan lebar bagi Inter untuk terus memimpin hingga paruh musim.


