Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Terry: Capello Pasti Bingung Pilih Pemain
Kamis, 20 November 2008 | 10:28 WIB
|
Share:

BERLIN, KAMIS - Kapten Inggris John Terry sangat senang dengan kemenangan tim muda Inggris atas Jerman. Menurutnya, pelatih Fabio Capello kini akan menghadapi masalah dengan banyaknya pemain bagus di Inggris.

Bertandang ke Olympic Stadium di Berlin, Rabu (19/11), The Three Lions memang tak diperkuat beberapa pemain senior berpengalaman. Capello terpaksa membawa sejumlah pemain baru dan beberapa di antaranya bahkan baru memulai debutnya di timnas, misalnya Gabby Agbonlahor.

Namun, meski bermaterikan pemain anyar, Inggris tetap kuat. Terry sudah memprediksi hal ini sebelumnya sebab ia tahu pemain-pemain muda mereka tidak takut dengan pertandingan besar di Jerman tersebut. Ia yakin, kini Capello bakal menghadapi masalah dalam memilih pemain sebab semangat pemain muda usia ini tak jauh beda dari para seniornya.

"Pemain muda punya percaya diri tinggi berlari di antara bek lawan. Aku pernah bilang, mereka tak kenal rasa takut dan ini sangat mencengangkan. Benar-benar skuad muda tapi mereka membawa masalah bagi manajer di mana banyak pemain bermain bagus," kata pencetak gol kedua dalam duel yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut.

"Mereka telah memberikan banyak bukti. Lapangan benar-benar menyulitkan jadi kami tidak bermain terlalu ngotot, terlalu dalam, tapi mereka percaya diri saat membawa bola dan selalu mengancam," lanjutnya.

Inggris sebetulnya bisa menghindari gol balasan Jerman malam itu jika Terry berhasil menyapu bola di daerah pertahanan. Akibatnya, Scott Carson tak berhasil menyelamatkan bola yang menembus gawang. Terry pun mengakui gol itu akibat kesalahannya.

"Aku kecewa. Itu bukan kesalahan Scotty, tapi salahku. Aku harusnya dapat menyapu bola. Aku kalah cepat mengantisipasinya dan kami pun kebobolan," sesalnya.

Terry akhirnya membayar kesalahannya itu dengan gol kedua yang memenangkan Inggris dengan menanduk tendangan bebas Stewart Downing enam menit menjelang bubar. "Aku bilang kepada Stewart Downing, 'Arahkan bola ke kepalaku, aku akan menanduknya.' Dengan umpannya, aku senang menjadi penentu kemenangan karena aku kecewa telah memberikan gol bagi lawan," tambahnya.