


BARCELONA, MINGGU - Persaingan Real Madrid dan Barcelona memang mendarah daging, termasuk pemainnya. Seperti tak mau kalah dari striker Madrid, Gonzalo Higuain, striker Barcelona Samuel Eto'o juga mencetak empat gol saat timnya membantai Real Valladolid 6-0 di Stadion Camp Nou, Sabtu atau Minggu (9/11).
Sebelumnya, Higuain mencetak empat gol dan membawa Madrid menang 4-3 atas Malaga. Beberapa menit kemudian, Eto'o melakukan hal sama. Dia membukukan gol pada menit ke-12, 30, 43, dan 44. Dua gol Barcelona lagi dicetak Eidur Gudjohnsen menit ke-71 dan Thierry Henry menit ke-83.
Kemenangan itu membuat Barcelona kembali ke puncak klasemen sementara Divisi Primera La Liga dengan kokoh. Dengan nilai 25, Barcelona unggul dua poin atas Madrid yang sempat beberapa saat menduduki posisi puncak.
Permainan tajam dan efektif Barcelona memang semakin matang. Tim asuhan Pep Guardiola ini terus menunjukkan produktivitasnya.
Dipadu dengan kreativitas serangan, Real Valladolid pun tak bisa berbuat banyak menghadapi tekanan Barcelona. Bahkan, ketika Samuel Eto'o mendapat bola terobosan pada menit ke-12, dua defender Valladolid gagal menjaga. Eto'o yang melepaskan diri, akhirnya membuka kemenangan Barcelona.
Menit ke-30, Eto'o kembali membobol gawang Valladolid. Bola Lionel Messi coba direbut defender lawan. Namun, bola bergulir ke Eto'o dan langsung disambar untuk membobol gawang Valladolid yang dikawal Sergio Asenjo.
Kerja sama Eto'o dengan Messi semakin rapi. Pada menit ke-43, Messi dengan baik memberi umpan terobosan kepada Eto'o. Sempat menggocek kiper, Eto'o kemudan mencetak gol ketiganya dari sudut sempit.
Semenit kemudian, dia membuat gol keempat. Kali ini dia memanfaatkan tendangan Henry yang diblok kiper Valladolid.
Memasuki babak kedua, Barcelona semakin mendominasi. Bahkan ketika Eto'o digantikan Alexander Hleb, Barcelona masih tetap mencetak gol. Pada menit ke-71, Eidur Gudjohnsen menambah keunggulan Barcelona.
Ternyata, unggul 5- masih belum puas. Pada menit ke-83, giliran Henry mencetak gol, setelah menerima umpan enak dari Hleb. Sebelumnya, Hleb dengan baik membawa bola menusuk ke kotak penalti lawan, setelah menerima umpan terobosan Messi.
Ini menjadi partai pembantaian di Camp Nou. Barcelona membuktikan diri makin berpeluang juara dan menakutkan bagi lawan-lawannya. (HPR)

