


MADRID, MINGGU - Stadion Santiago Bernabeu benar-benar mirip neraka begitu Real Madrid kalah 0-2 dari Juventus di Liga Champions. Menjamu Malaga dalam lanjutan Divisi Primera La Liga, Madrid berada dalam tekanan. Apalagi, lawan bermain keranjingan, hingga wajah Madrid nyaris tercoreng kembali.
Bahkan, Madrid sempat dihina suporternya sendiri, karena sempat tertinggal oleh tim kecil Malaha. Beruntung, Madrid punya Gonzalo Higuain. Dia tampil cemerlang, mencetak empat gol. Prestasi spektakuler yang menyelamatkan wajah Madrid dan memberikan kemenangan 4-3.
Higuai mencetak gol pada menit ke-8, 37, 71, dan 78. Sedangkan tiga gol Malaga masing-masing dicetak Eliseu, Baha, dan Apono.
Madrid memang dalam tekanan berat dario publiknya sendiri. Itu rupanya membuat permainan Raul Gonzalez dkk justru tak bisa lepas saat menjamu Malaga, Sabtu atau Minggu (9/11) dini hari.
Bahkan, Madrid tertekan lebih dulu. Tekanan semakin menguat, setelah pada menit ke-5 Madrid sudah kebobolan oleh gol Eliseu.
Beruntung, Higuain tampil luar biasa. Hanya dalam tiga menit, dia mampu menyamakan kedudukan, sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim.
Meski begitu, Madrid masih kesulitan menemukan permainan terbaiknya. Sepuluh menit kemudian, mereka kembali mendapat tekanan dan kali ini Baha membuat gawang Iker Casillas jebol lagi dan Madrid kembali tertinggal.
Madrid mencoba mengejar, tapi selalu kesulitan. Tampil terburu-buru justru membuat permainan Madrid kurang tertata rapi. Beruntung, pada menit ke-37 pemain Malaga membuat pelanggaran di kotak penalti.
Ditugasi menjadi eksekutor penalti, Higuain tak menyia-nyiakannya. Dia kembali menyelamatkan Madrid dan menyamakan kedudukan.
Namun, Malaga juga tampil luar biasa. Mereka terus menekan dan merepotkan pertahanan Madrid, hingga tuan rumah sampai bermain keras. Higuain dan Gabriel Heinze terkena kartu kuning. Bahkan, Sergio Ramos terkena kartu merah pada menit ke-44.
Bermain 10 orang semakin membuat Madrid kewalahan. Bahkan, Fernando Gago malah membuat pelanggaran di kotak penalti pada menit ke-69. Kali ini, hadiah penalti diberikan kepada Malaga dan diselesaikan dengan baik oleh Apono. Madrid pun tertinggal 2-3.
Luar biasa. Higuain kembali menjadi pahlawan. Hanya dalam semenit, dia mampu membalikkan keadaan. Sebuah tendangan jarak jauh merobek jala Malaga, sekaligus menyamakan kedudukan 3-3.
Tim dan publik Madrid pantas berterima kasih kepadanya. Tiga golnya menyelamatka tim dari kekalahan. Bahkan, pada menit ke-78, dia mencetak gol dari titik pputih, setelah Malaga melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Tendangannya semula mampu ditepis kiper lawan. Namun, dia langsung menyambut bola rebound dan menjadi gol kemenangan Madrid. (HPR)

