


ROMA, SENIN - Zlatan Ibrahimovic patut berbangga karena dua golnya ke gawang AS Roma, Minggu (19/10), tidak hanya menaikkan gengsinya. Menurutnya, kemenangan ini bukan soal taktik.
Pada pertandingan itu, Ibra mencetak gol lima menit usai kick-off babak pertama. Pemain yang pernah mencetak gol indah saat membela Ajax itu kembali mengagetkan tuan rumah ketika mencetak gol kedua, dua menit selepas turun minum. Gol itu sekaligus menjadi pembuka bagi kemenangan 4-0 La Beneamata atas I Giallorossi.
Setelah gol tersebut, Dejan Stankovic dan Victor Obinna ikut merobek gawang Alexander Doni. Dua gol ini juga cukup indah karena dicetak lewat tendangan terukur ke sudut gawang. Obinna tak biasanya menjadi starter dalam pertandingan-pertandingan penting semacam ini. Dalam duel tersebut, ia dipasang sebagai salah satu tridente dalam formasi 4-3-3 di mana Ibra menjadi ujung tombak.
"Aku membiasakan diri bermain dalam formasi trisula sejak bermain di Ajax, sementara aku juga terbiasa bermain pada pola 4-4-2 atau 4-2-4. Hal terpenting adalah pendekatan, bukan taktik, dan kami bermain dengan mental yang tepat hari ini," papar Ibra usai pertandingan.
Atas kemenangan telak itu, Ibra menyatakan keyakinannya bahwa Inter akan meraih gelar Scudetto musim ini. Hasil ini sangat penting karena akan menentukan langkah Inter berikutnya.
"Aku selalu mencoba mencetak banyak gol dan ini langkah penting bagiku dan tim. Sangat penting mencetak gol lebih dulu dan Roma bermain baik, tapi kami layak menang," lanjutnya. "Ini tiga angka yang penting, tapi kami (hanya) menjalani satu pertandingan kali ini dan harus bersiap untuk Liga Champions."
Pekan ini Inter akan menjamu wakil Yunani, Anorthosis, di matchday ketiga Liga Champions. Kedua tim kini memimpin klasemen Grup B dengan nilai empat. (CH4)

