


MINSK, RABU - Defender Manchester United yang akan menjadi kapten timnas Inggris pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 lawan Belarusia, Rabu (15/10) mengatakan, Three Lions seperti sirkus sebelum dilatih Favio Capello. Sebab, para pemain lebih banyak yang terobsesi sebagai selebriti daripada pemain bola.
"Saya kira, kami semua sempat terjebak dalam obsesi seperti itu. Kami menjadi selebriti dan semakin kuat kesannya dengan aktivitas WAG (pacar dan istri pemain, Red). Seolah, di timnas Inggris ada pertunjukkan besar," jelas Ferdinand.
"Seolah di teater yang menjadi tontonan utama dan sepakbola merupakan pertunjukan tambahan. Kami terjebak dalam situasi seperti itu," terang Ferdinand lagi.
Pernyataan Ferdinand itu terutama menyoroti keikutsertaan Inggris di Piala Dunia 2006. Saat itu, pelatih Sven-Goran Eriksson membolehkan WAG mendampingi pacar atau suaminya di Jerman, terutama di hotel dan spa di Baden-Baden.
"Di Baden-Baden, banyak paparazzi yang mengelilingi kami. Keluarga kami berada di sana. Jika mengenang kembali masa itu, seperti sebuah sirkus saja," katanya.
Inggris saat itu tersingkir oleh Portugal di perempat final. Dua tahun kemudian, Inggris yang ditangani Steve McClaren gagal maju ke putaran final Piala Eropa 2008, hingga akhirnya didatangkan pelatih Fabio Capello.
Menurut Ferdinand, Capello merupakan manajer yang ketat dan disiplin. Pemain tak bisa bebas lagi melakukan hal-hal di luar sepakbola. Dia juga melarang keluarga, teman atau agen mendatangi pemain di hotel.
"Kebijakan ini sangat-sangat profesional dab berorientasi kepada hasil. Gaya seperti itu juga diberlakukan di tingkat klub. Hasilnya bisa dirasakan," kata Ferdinand.
Dia menambahkan, "Anda lihat bagaimana Capello saat melatih juga dalam rapat. Ada mentalitas juara yang dia bawa."
"Rezim ini sangat ketat. Kami harus mengambil apa saja yang kami bisa dari Capello, karena dia memang punya banyak pengalaman. Jika kami mampu melakukannya, Inggris berada di jalus yang benar," terang Ferdinand.
"Aku tak ingin berbicara terlalu cepat, tapi Anda bisa melihat kami sudah mengawali sesuatu yang berharga," tambahnya. (AP)

