Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Buntut Penyerangan terhadap Wasit
Manajer PSIS Didukung Bapaknya
Jumat, 10 Oktober 2008 | 23:37 WIB
|
Share:
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Manajer PSIS Semarang Yoyok Sukawi menyerang wasit Sunarjo Joko, yang memimpin pertandingan antara tuan rumah PSIS Semarang dan PSMS Medan dalam pertandingan Indonesia Super League di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/10). PSIS Semarang berkilah bahwa tindakan mereka lakukan karena merasa tidak puas terhadap kepemimpinan wasit Sunarjo Joko. Dalam pertandingan tersebut, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.

TERKAIT

SEMARANG, JUMAT - Ketua Umum PSIS Sukawi Sutarip memaklumi tindakan emosional Manajer Umum PSIS Yoyok Sukawi yang menyerang wasit Sunarjo Joko. Wali Kota Semarang yang juga ayah kandung Yoyok itu menilai tindakan Yoyok sebagai hal wajar.

"Itu sikap emosional yang wajar, namanya anak muda. Apalagi kepemimpinan wasit jelas-jelas memihak tim tamu. Bahkan, wasit tak memberi hukuman saat pemain PSMS terbukti hands ball di kotak terlarang," kata Sukawi di Semarang, Jumat (10/10).

Ia mengatakan, keberpihakan wasit terhadap pemain PSMS tidak hanya dilakukan sekali, namun sampai dua kali. "Saya melihat dengan mata dan kepala saya sendiri wasit merugikan PSIS," lanjutnya.

Selama ini, katanya, pemain dan manajer PSIS sudah bersabar dengan kondisi tim yang serba terbatas. PSIS bahkan tidak memprotes hadiah penalti yang diberikan PSMS Medan pada menit ke-27 yang akhirnya berbuah gol bagi tim tamu.

Sukawi menambahkan, manajemen PSIS akan melaporkan kasus ini ke Badan Liga Indonesia (BLI) dan PSSI. "Kita yakin dengan melihat kronologi kejadian, Yoyok Sukawi tidak akan terkena sanksi PSSI. Justru wasit yang mengotori pertandingan itulah yang akan terkena sanksi. Wasit semacam itu tidak layak memimpin pertandingan, saya akan protes," katanya.

Sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) PSSI Jateng, Sukawi akan berjuang sekuat tenaga agar PSSI menjatuhi sanksi wasit yang berbuat ulah. (ANT)